PADANG, METRO–Kebakaran yang terjadi di Taratak, RT 003 RW 003, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (23/9) sekitar pukul 00.00 WIB, menimbulkan korban jiwa. Seorang pria tewas terpanggang gara-gara berusaha menyelamatkan mertuanya yang terjebak dalam rumah saat kebakaran.
Korban yang meninggal diketahui bernama Khairul Umam (39) ditemukan oleh petugas Damkar usai mema damkan api. Kondisi korban mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya dan selanjutnya dievakuasi oleh Tim Palang Merah Indonesia (PMI) ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.
Sementara mertuanya Taufik (78) sekaligus pemilik rumah berhasil diselamatkan, meski tangannya juga mengalami cedera pada tangannya gara-gara sempat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari amukan di jago merah.
Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Lija Nesmon mengatakan, kebakaran yang terjadi di Kelurahan Tarantang, meludeskan dua unit rumah. Hanya saja, dalam musibah itu, ada satu orang yang meninggal karena terjebak di dalam rumah saat kebakaran terjadi dan satu orang mengalami luka.
“Dua rumah yang terbakar itu ludes nyaris tak bersisa. Rumah itu merupakan milik warga bernama Taufik dan Nofrianti, dengan total kerugian materil kurang lebih Rp 150 juta. Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan setidaknya lima armada dengan puluhan personel untuk membantu memadamkan api,” kata AKP Lija.
Peristiwa kebakaran itu, kata Lija, bermula saat salah seorang warga melihat api berkobar di rumah milik Taufik. Api yang sudah membesar dengan cepat menjalar ke rumah Nofrianti yang berada di sebelahnya.
“Saat itu, saksi ini memanggil warga lainnya dan melaporkannya ke kami dan Dinas Damkar. Kemudian, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung memadamkan api dan berhasil dipadamkan satu jam setelahnya, sekitar,” ujarnya.
Menurut AKP Lija, korban Khairul diduga meninggal dunia karena berusaha masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan mertuanya bernama Taufik. Sementara, Taufik mengalami cedera karena terjatuh saat menyelamatkan diri.
“Korban dievakuasi ke RS Bhayangkara oleh petugas PMI. Namun kami belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Saat ini personel masih melakukan penyidikan penyebab kebakaran tersebut,”tutupnya.
Sementara itu, Kabid Ops Damkar Kota Padang Basril mengatakan kejadian terjadi di lokasi pemukiman padat penduduk dan akses jalan yang sempit sehingga pihaknya sedikit kesulitan untuk masuk ke lokasi.
“Dampak kejadian, dua rumah permanen hangus terbakar, 15 bangunan berdampak ringan, terdapat 4 KK yang mengungsi ke rumah tetangga, satu orang luka-luka, dan satu orang meninggal dunia,” tuturnya. (rom)






