SIJUNJUNG, METRO–Harapan siswa SMAN 10 Sijunjung untuk bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terlihat cukup tinggi, sehingga timbul kesadaran mereka untuk mengikuti vaksin Covid-19. Pihak sekolah pun berkomitmen untuk menjadi pilot project pelaksanaan vaksin pada siswa dengan target capaian di atas 90 persen.
Pelaksanaan vaksin di sekolah tersebut mendapat dukungan dari semua pihak tanpa ada penolakan. Setidaknya sebanyak 538 siswa di SMAN 10 Sijunjung menyatakan diri siap untuk divaksin setelah mendapat izin dari orang tua, Rabu (22/9).
Kegiatan gebyar vaksin merdeka TNI-Polri di SMAN 10 Sijunjung itu pun mendapat dukungan dari tokoh masyarakat setempat. Pada pembukaan kegiatan vaksinasi langsung dihadiri Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi, Camat, Kapolsek serta sejumlah walinagari.
Tingginya keinginan masyarakat terutama siswa SMAN 10 Sijunjung untuk mengikuti vaksin menandakan sosialisasi tentang vaksin terhadap siswa dan masyarakat terlaksana dengan baik. Bahkan pihak sekolah dan siswa menciptakan slogan “Nggak vaksin nggak keren” sebagai motivasi.
Kepala SMAN 10 Sijunjung, Arniwita mengatakan, kesuksesan vaksinasi ini akan menentukan kelancaran proses pembelajaran tatap muka di sekolah. “Kita memberikan penjelasan kepada siswa dan orang tua siswa bahwa vaksinasi ini juga menjadi penentu dalam pelaksanaan proses PTM di sekolah, karena memang harapan untuk PTM bisa digelar sangat tinggi,” tutur Arniwita.
Masyarakat dan orang tua siswa pun mendukung, pelaksanaan vaksinasi tidak ada penolakan. “Alhamdulillah tidak ada penolakan, insya Allah sebesar 90 persen siswa akan mengkitui vaksin, kecuali yang memang ada kendala pada kesehatan yang mengakibatkan tidak bisa divaksin, dan itu hanya beberapa saja,” sebut Arniwita.
Arniwita mengatakan, proses pembelajaran dengan sistim daring mengalami banyak kendala dan keluhan bagi siswa dan orang tua siswa. “Seperti handphone dengan spek yang harus memadai, paket internet dan yang sangat menentukan adalah signal. Karena di daerah sekitar masih terkendala jaringan seluler atau blank spot,” tambah Arniwita.
Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi mengapresiasi terlaksananya vaksinasi di sekolah tersebut. “Vaksin ini untuk menjaga kekebalan tubuh kita dari Covid-19, kita berharap dengan telah terlaksana vaksin di sekolah sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah bisa kembali normal,” terang Kapolres Sijunjung.
Selain menyampaikan tentang pesan pencegahan Covid-19 dan vaksinasi, Kapolres juga memberikan penyuluhan terkait kenakalan remaja, bahaya narkoba serta motivasi untuk memacu akademik.
“Jadilah siswa yang berprestasi, kejar akademik. Jauhi tindakan yang merugikan, kenakalan remaja, dan jangan sekali-kali terlibat dengan narkoba,” imbau kapolres. (ndo)






