METRO SUMBAR

Di Lapas Terbuka Pasaman, Bupati Lepas 10.000 Benih Ikan Mas

0
×

Di Lapas Terbuka Pasaman, Bupati Lepas 10.000 Benih Ikan Mas

Sebarkan artikel ini

PASBAR,METRO–Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Hamsuardi Tebarkan 10.000 Benih Ikan mas di Lapas Terbuka kelas IIB Padang Tujuh kemarin.  Kegiatan tersebut dilakukan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan Warga Binaan Lapas dalam budidaya ikan tawar. Penebaran benih tersebut merupakan kerja­sama Lapas dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasbat, untuk pembekalan cara budidaya dan pendampingan kepada warga Lapas agar sukses dalam budidaya ikan.

Bupati Pasbar Hamsuardi sangat mengapresiasi upaya Lapas dalam me­ningkatkan kemampuan dan kemandirian warga binaan. “Ini sangat baik untuk me­latih para warga binaan dalam membudidayakan ikan. Ini adalah modal bagi mereka ketika nanti keluar dari lapas, selain itu juga dapat mengembangkan pe­latihan yang telah didapatkan di lingkungan masya­rakat,”kata Hamsuardi.

Baca Juga  KPU Evaluasi Daftar Pemilih Tetap

Selain itu, Bupati Hamsuardi mengatakan akan menambahkan kegiatan yang ada di lapas dengan peternakan sapi dan didukung dengan kandangnya. Akan dibangun secara ber­kualitas sehingga dapat menarik masyarakat agar sapinya dirawat di lapas tersebut.

 Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman Azhar, sangat mengapresiasi dukungan dari Pemkab Pasaman Ba­rat. Dukungan dan bimbi­ngan cara budidaya ikan yang diberikan secara mendalam kepada warga binaan, dan langsung dipraktekkan di lapangan.

“Alhamdulillah dari semua itu, Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman menadapat penghargaan dari Kementerian sebagai lapas terbaik se-Indonesia. Selain itu, Para warga Lapas juga telah melakukan kegiatan jum’at bersih ke masjid secara bergilir untuk  membersihkan tempat ibadah,”jelas Azhar.

Baca Juga  Wabup Lepas Keberangkatan 35 Jamaah Calon Haji Solok Selatan

Selanjutnya, dengan a­danya pelatihan budidaya ikan air tawar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pasaman Barat, Arial Efendi berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan tidak terkendala dalam masalah teknis, dan membantu WBP untuk merealisasikannya. (end)