SAWAHAN, METRO–Meski Kota Padang masih berada dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, sejumlah anggota DPRD tetap “kejar tayang” melakukan kunjungan kerja (kunker) keluar kota. Setelah baru pulang dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD berangkat ke Kerinci, Jambi dan Pulau Jawa.
“Keberangkatan anggota Banggar DPRD dimulai Minggu (12/9). Kunker Banggar berlangsung sampai Kamis (16/9) nanti,” ujar Wakil Ketua DPRD Padang, Arnedi Yarmen, Minggu (12/9).
Ia menyampaikan, kunjungan kerja Banggar DPRD itu terkait Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021. Anggota Banggar akan mengunjungi kantor DPRD dan dinas-dinas.
Menurutnya, tujuan dilaksanakan kunker untuk melihat perbandingan tentang regulasinya serta menyamakan persepsi jika aturannya dibolehkan nanti. “Tentunya DPRD Padang belajar ke daerah yang disambangi. Apabila tak melanggar dan menyalahi aturan, kita siap terapkan di Padang apa yang didapat,” ulas kader PKS ini.
Di sisi lain, Banggar DPRD Padang sekaligus bersilaturahmi dengan pegawai instansi yang dikunjungi.
Sementara itu, Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani membenarkan perjalanan dinas tersebut serta mengatakan kunker telah sesuai jadwal Bamus DPRD Padang.
“Perjalanan juga didampingi oleh beberapa Sekretariat DPRD Padang,” ujar kader Gerindra ini.
Mengenai situasi pandemi, wakil rakyat yang pergi tentu menerapkan Prokes yang ada dan mengikuti proses yang ditetapkan daerah yang akan di kunjungi.
Pengamat Politik Unand Padang, Asrinaldi menyampaikan meskipun hal itu dibolehkan karena anggarannya telah ada namun dengan Padang situasi penerapan PPKM Level IV tak harmonis jadinya perjalanan dinas tersebut dilakukan. Sebab, akan berdampak negatif di tengah masyarakat.
“Semestinya agenda perjalanan dalam bentuk apapun dikurangi sementara dan alihkan untuk pemulihan ekonomi warga,”paparnya. (ade)






