JATI, METRO–Nelayan yang tergabung dalam kelompok pengelolaan pemasaran di Kota Padang mendapatkan bantuan berupa 224 unit mesin tempel 15 PK dan 10 unit Sarana Pemasaran Bergerak (SPG) berupa motor roda tiga. Bantuan tersebut berasal dari Pemprov Sumbar.
“Bantuan ini untuk membantu meningkatkan pendapatan nelayan, sehingga perekonomian juga terangkat,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menyerahkan bantuan tersebut di halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumbar, Minggu (12/9).
Mahyeldi mengatakan, dengan mesin tempel 15 PK area jelajah nelayan akan lebih jauh. Sehingga kemungkinan untuk mendapatkan ikan juga menjadi lebih besar.
Dengan demikian, nelayan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan.
Sementara sepeda motor roda tiga digunakan untuk menjual produk perikanan hasil penangkapan dari kelompok ke konsumen. Sehingga masyarakat juga akan mendapatkan ikan yang masih segar.
Ia berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga nantinya bisa ditambah dengan bantuan yang lain.
Pimpinan DPRD Sumbar, Suwirpen Suaib mengatakan, masih banyak nelayan yang termasuk ke dalam masyarakat ekonomi lemah. Karena itu dibutuhkan dorongan dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah, dengan memberikan bantuan yang bisa dimanfaatkan oleh nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Sementara itu Kepala DKP Sumbar, Dr.Ir.Desniarti, MM menyebut ada aturan harus diingat oleh nelayan dalam pemanfaatan bantuan tersebut.
Bantuan tersebut tidak diperbolehkan untuk dialihkan kepemilikan kepada orang lain. Jika di kemudian hari diketahui ada peralihan kepemilikan maka akan ada sanksi yang diberikan kepada kelompok.
Alat yang dibantu tersebut juga wajib untuk dimanfaatkan. Jika tidak dimanfaatkan selama satu bulan berturut-turut bantuan tersebut juga bisa ditarik kembali untuk diserahkan kepada kelompok lain.
Ia menyebut untuk bantuan yang diserahkan, seluruh mesin tempel diperuntukkan bagi nelayan Kota Padang, sementara untuk motor, delapan unit untuk kelompok di Padang dan dua unit untuk daerah lain di Sumbar. (fan)






