LUBUK MINTURUN, METRO–Dinas Pertanian Kota Padang melakukan rehab Rumah Potong Hewan (RPH) khusus sapi dan babi di Lubuk Buaya, Kecamatan Kototangah. Rehab berat ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sapi dan babi di Kota Padang.
Kepala Dinas pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat didampingi Kabid Kesehatan Hewan, drh. Sovia mengungkapkan, rehab berat ini menggunakan dana APBD Padang. Untuk RPH khusus sapi saat ini baru memiliki daya tampung 25 ekor penyembelihan setiap sehari.
Sementara kebutuhan sapi mencapai 45 ekor sehari. Selama ini, sekitar 20 ekor sapi yang tidak dipotong di RPH disembelih di kandang-kandang peternak. Sehingga kualitasnya kurang bagus. Jika proses rehab nanti sudah selesai, maka RPH akan bisa menyembelih 45 ekor sehari.
“Harapannya, tak ada lagi sapi yang dipotong sembarangan. Tapi semuanya kita tampung di RPH,” kata Sovia.
Rehab ini juga akan menyulap RHP sebagai tempat yang nyaman. Karena untuk sekarang, image RPH masih sebagai tempat yang menyeramkan. Proses rehan nantinya juga dilakukan hingga ke IPAL atau tempat pembuangan air limbah penyembelihan.
“Insyaallah, target kita selesai tahun ini. Jadi di awal tahun 2022, semua pemotongan sapi sudah bisa dilakukan di RPH,” tandas Syahrial Kamat lagi.
Rehab yang sama juga dilakukan untuk RPH khusus babi di dekat Pasar Lubuk Buaya. Sejak dibangun, baru akan direhab tahun ini. Rehab juga dalam rangka memunuhi kebutuhan pasokan daging babi untuk kawasan Pondok dan sekitarnya.
“Sekarang rata-rata jumlah babi yang dimatikan di sana adalah sebanyak 3 ekor. Setelah mati baru di kawasa di Pondok,” tandasnya. (tin)






