BERITA UTAMA

Penodong Bersamurai Ditembak Tim Klewang di Kota Padang

1
×

Penodong Bersamurai Ditembak Tim Klewang di Kota Padang

Sebarkan artikel ini
DITEMBAK— Pelaku WL (18) yang terlibat aksi penodongan dan pemerasan ditembak Tim Klewang Satreskrim Porlesta Padang.

PADANG, METRO–Penodong bersamurai yang meme­ras dan meminta Handphone korban­nya yang sedang makan lontong di salah satu warung Jalan Kampung Teleng, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, akhirnya ditang­kap Tim Klewang Satres­krim, Minggu (28/8).

Namun saat ditangkap, pelaku berinisial WL (18) nekat melawan dan berusaha melarikan diri, sehingga Tim Klewang pun terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas di kakinya. Setelah ditembak, pelaku langsung terkapar dan dengan mudah diamankan.

Ketika digeledah, petugas menemukan barang bukti satu unit Hp merk Vivo Y2 yang merupakan hasil rampasannya. Lantaran kakinya terus mengeluarkan darah segar usai ditembak, petugas selanjutnya membawa pelaku ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fer­nanda mengatakan, pelaku berinisial WL merupakan warga Jalan Tanah Sirah Piai RT.003 RW.05 Kelurahan Tanah Sirah Piai Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Pelaku ditang­kap sesuai dengan laporan korban pada tanggal 27 Agustus 2021.

Baca Juga  Kisah Keluarga Saparuik Bangkit Setelah Bencana, “Membangun Huntara di Bekas Rumah Tua”

“Aksi penodongan dan pemerasan itu terjadi ketika korban sedang makan di tepi jalan depan warung yang beralamat di Jalan Kampung Teleng, Kelurahan Batang Arau, sambil memegang Hp merek Vivo Y2 miliknya,” kata Kompol Rico, Minggu (29/8).

Saat sedang makan itulah, dijelaskan Kompol Rico, kemudian datang pelaku bersama tiga orang temannya. Dua orang diantaranya mengarahkan sa­murai yang  dipegangnya ke badan korban dan memaksa korban untuk menyerahkan hpnya.

“Karena merasa terancam, korban terpaksa meletakkan Hp-nya di atas meja warung. Pelaku beserta tiga orang teman lainnya membawa Hp korban dan pergi meninggalkan korban. Atas kejadian ter­sebut korban mengalami kerugian senilai 2 juta rupiah,” katanya.

Baca Juga  Membunuh, Mantan Pesilat Dihukum 20 Tahun

Rico menuturkan, berdasarkan penyelidikan Tim Opsnal dan didapati informasi bahwa salah satu pelaku yang diduga melakukan pemerasan dan ancaman sedang berada di rumahnya Jalan Tanah Sirah. Mendapati informasi ter­sebut petugas melakukan pencarian terhadap pelaku dan benar didapati pelaku sedang berada dirumahnya dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Kami langsung mengamankan pelaku. Saat dilakukan penangkapan WL sempat melakukan perlawanan sehingga dilumpuhkan dengan menembak kakinya. Setelah diamankan, selanjutnya WL beserta barang bukti berupa satu buah kotak handpho­ne merek Vivo Y2 dibawa ke Poresta padang utk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (rom)