BERITA UTAMA

Danlantamal II Padang Bakal Dilewakan jadi Datuk, Laksma TNI Hargianto Bergelar Datuk Bagindo Malano Nan Hitam

0
×

Danlantamal II Padang Bakal Dilewakan jadi Datuk, Laksma TNI Hargianto Bergelar Datuk Bagindo Malano Nan Hitam

Sebarkan artikel ini
Laksamana Pertama TNI Hargianto (Danlantamal II Padang).

PADANG, METRO–Datak di Minangkabau ada­lah gelar adat yang di­berikan kepada se­seorang melalui kese­pakatan suatu kaum atau suku yang ada di wilayah Minang­ka­bau Provinsi Su­ma­tra Barat yang se­lanjutnya disetujui sampai ke tingkat rapat adat oleh pa­ra tokoh pemuka adat setempat Ke­rapatan Adat Na­gari atau KAN.

Di tengah kaum atau suku yang disiapkan untuk me­mang­ku Datak, jelas mereka yang di tinggikan saran­ting, di dahulukan selangkah, bak ba­tang kayu gadang, daunyo rimbun bi­sa untuk bataduah, batangnya kuat bi­sa di pasanda, pai tampek batanyo pulang untuak ka­ba barito.

“Insya Allah,  Minggu 29 Agustus 2021, acara yang ditunggu tunggu oleh Lak­samana Pertama TNI Har­gianto yang kini menjabat Komandan Pangkalan Uta­ma TNI AL (Danlantamal II Padang), akan digelar,” ujar Danlantamal II Lak­samana Pertama TNI Har­gianto, melalui Kadispen Lantamal II, Mayor Laut (T) Syahrul kepada POS­METRO.

Diketahui, Laksamana Pertama TNI Hargianto, merupakan jebolan Aka­demi Angkatan Laut (AAL)-32  Tahun 1987, memiliki segudang prestasi di mili­ter khuusunya di Angkatan laut yakni   DIKLAPA-II/KOUM ANGK-10 Thn.1996/1997. S-2 Strategi Perang Semesta, UNHA-BGR Ta­hun 2014 dan Sertifikasi Auditor Muda 2018.

Bahkan   putra asli  da­erah Jorong Cingkariang, Kanagarian Cingkariang, Kabupaten Agam, akan diberikan gelar Datuak Bagindo Malano Nan Hi­tam. Anto panggilan akrab jen­deral bintang satu ini, me­rupakan sosok yang cukup dikenal dekat de­ngan se­mua lapisan ma­sya­rakat.

Sudah saatnya anak  dari pasangan ibu Hj Darnis (almarhumah) dan Bapak H. Bahar Sutan Baheram (almarhum), untuk me­ngab­di lagi ke keluarga be­sar pasukuan, menjadi “ba­tang kayu gadang”.

Acara yang akan dige­lar dengan berbagai pro­sesi adat, tentunya sudah disiapkan oleh panitia jauh-jauh hari sebelumnya, se­hingga nantinya dapat ber­jalan dengan lancar dan sukses dengan penerapan pro­tokol kesehatan (pro­kes) yang ketat.

“Di harapkan acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses,” harap Mayor Laut (T) Syahrul.

Informasinya, acara ini juga akan dihadiri berbagai undangan dari For­kom­pinda Provinsi Suma­tera Barat, berbagai pejabat pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Sumbar. Juga di hadiri dari berbagai tokoh adat dan nagari, tokoh masyarakat serta tokoh agama. Kegiatan baralek gadang ini, dilak­sanakan dengan Protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. (ped)