SAWAHAN, METRO–Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry mengimbau kepada warga agar waspada terkait kondisi cuaca yang tak menentu. Hujan deras yang hamper terjadi sepanjang sore hingga malam hari membuat rawan terjadi bencana, seperti banjir dan longsor.
“Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan jangan lengah. Agar keselamatan terwujud dan kerugian tak dialami,” ujar kader Demokrat ini, Senin (23/8).
Ia menyampaikan, bagi warga yang berdomisili di perbukitan jangan terlalu nyenyak tidur dan harus selalu meningkatkan kewaspadaan. Karena, hujan yang turun dapat mengakibatkan longsor yang waktu terjadinya tak bisa dipastikan.
“Warga diatas bukit mesti was-was dan pindahkan peralatan ke lokasi aman. Jika tak memungkinkan lebih baik mengungsi sementara,” paparnya
Sedangkan bagi warga yang tinggal di dataran rendah, perlu diwaspadai banjir jika hujan lama terjadi. Bila perlu tinggikan barang elektronik. Supaya aman situasi dan kerugian materi dan peralatan tidak dialami.
Selain itu, warga diminta lakukan komunikasi dengan RW, RT dan pihak lain terkait hal yang terjadi saat cuaca tak menentu ini. Agar pertolongan dapat dilakukan dan keamanan dapat terwujud.
Kemudian, kepada BPBD diminta selalu mengedukasi warga soal cuaca sekarang dan standby dengan peralatan 24 jam. Bila perlu rangkul pihak kecamatan, kelurahan dan lainnya. Supaya warga bisa waspada dan kenyamanan terwujud.
“Petugas BPBD mesti pro aktif dan jangan bencana tiba dulu baru bergerak,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kalaksa Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius mewarning semua masyarakat yang tinggal di lereng pebukitan atau di kaki-kaki bukit, terutama di bulan Agustus ini. Pasalnya, menurut prediksi BMKG, ada pergeseran tanah yang akan terjadi pada bulan ini sehingga bisa memicu bencana longsor.
“Prediksi BMKG, di bulan ini terjadi pergeseran tanah. Jika disertai dengan hujan lebat, fenomena alam ini berpotensi memicu longsor,” kata Barlius menjelaskan.
Saat ini, terang dia, hampir tiap hari terjadi hujan berintisitas sedang hingga lebat. Terutama pada siang dan sore hari. Fenomena ini akan terjadi sampai akhir tahun 2021. Bila hujan lebat disertai dengan terjadinya pergeseran tanah, maka sudah dapat dipastikan potensi longsor cukup besar.
Ia berharap, masyarakat yang tinggal di perbukitan atau di lereng-lereng agar selalu waspada terhadap fenomena itu. Jika melihat ada gelagat pergeseran tanah, segera menyelamatkan diri. Jangan tunggu sampai terjadi musibah.
“Kita ingatkan lagi pada semua masyarakat yang berada di lokasi rawan. Agar selalu waspada. Karena saat ini cuaca ekstrem,” tandasnya.
Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak sekali titik-titik rawan longsor di Kota Padang. Seperti Bukit Gado-Gado, Bukit Turki, Gates dan titik lainnya. (ade/tin)






