METRO PESISIR

Cegah Penularan Covid-19 di Pa­riaman, Pesta Budaya Tabuik Ditiadakan 2021

0
×

Cegah Penularan Covid-19 di Pa­riaman, Pesta Budaya Tabuik Ditiadakan 2021

Sebarkan artikel ini
RIAMAN, METRO Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, resmi memutuskan pesta budaya tabuik untuk tahun 2021 ini tidak digelar, karena semakin tingginya wabah virus corona-19 di Sumatera Barat.

PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Pa­riaman, resmi memutuskan pesta budaya tabuik untuk tahun 2021 ini tidak digelar, karena semakin ting­ginya wabah virus corona-19 di Sumatera Barat.

“Mentiadakan pesta budaya ta­buik dalam rangka  antisipasi akan penyebaranya covid 19 kalau tetap dilaksanakan,” kata Walikota Paria­man H Genius Umar, kemarin.

Katanya ia mengambil kebijakan untuk kembali tidak mengadakan pesta budaya tabuik, yang meru­pakan pesta budaya terbesar di Sumatera Barat,” ujarnya.

Dikatakan, iven budaya tabuik sendiri adalah iven budaya khas Pariaman, yang mana pada puncak acaranya, bisa menghadirkan ra­tusan ribu pengunjung, baik regional, nasional dan internasional. “Sejak pandemi covid-19 melanda di tahun 2020 lalu, kita memutuskan untuk tidak menggelar iven tahunan Pesta Bu­daya Tabuik, dan ditahun 2021 ini, adalah kali kedua kita tidak meng­gelar iven kebanggaan ma­syarakat Pariaman ini,” tukasnya

Genius juga menyadari, Kota Pariaman yang fokus ke Pariwisata, dengan adanya pandemi ini, sangat memukul sektor pariwisata  yang menjadi tumpuan masyarakat se­bagai penggerak ekonomi. “Kita memaklumi, banyak masyarakat yang tergantung dari  sektor pari­wisata ini, tetapi hal ini kita lakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kota Pariaman yang lebih luas, mengingat masih tingginya angka penyebaran di Sumatera Barat dan nasional,” ucapnya.

Genius Umar juga berharap ke­pada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan, apalagi Kota Paria­man masih berada di Asesmen Level 3, serta berdoa agar badai Covid-19 yang telah menjadi pan­demi di seluruh dunia dan di in­donesia ini, dapat segera berlalu, tutupnya. (efa)