SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Antisipasi Penularan Covid-19, Stok Oksigen dan Obat-obatan masih Cukup di Kabupaten Sijunjung

0
×

Antisipasi Penularan Covid-19, Stok Oksigen dan Obat-obatan masih Cukup di Kabupaten Sijunjung

Sebarkan artikel ini
Ezwandra

SIJUNJUNG, METRO–Mengantisipasi lon­jakan kasus Covid-19 di Kabupaten Sijunjung Ka­dis Kesehatan drg Ezwan­dra Msc mengatakan,  ke­tersediaan obat-obatan, oksigen dan peralatan medis di tingkat kabu­paten hingga kini masih dalam kondisi aman dan mencukupi.  Kondisi itu setelah pihaknya mela­kukan rapat dengan jaja­ran Dinkes untuk menge­cek ketersediaan ter­se­but. Hal itu dilihat dari kondisi yang ada saat ini di Kabupaten Sijunjung sampai pada tingkat pela­yanan di Puskesmas. “Kita melakukan pengecekan dan penghitungan berda­sarkan kondisi terkini, dari hasil rapat dengan jajaran kemarin ketersediaan o­bat-obatan, oksigen dan peralatan medis di Sijun­jung masih aman dan me­madai,” ujar Ezwandra, Selasa (27/7).

Sedangkan untuk te­naga kesehatan (Nakes) di tingkat pelayanan kese­hatan yang berada diba­wah naungan Dinkes juga masih mencukupi. Na­mun, adanya perekrutan tenaga kesehatan rela­wan Covid-19 yang dibuka saat ini dikhususkan untuk di RSUD Sijunjung dan dikirimkan ke RSAM Bu­kittinggi.

Baca Juga  Menuju Unesco Global Goepark, Bupati Benny Dwifa Paparkan Kesiapan GRM Silokek

“Kalau untuk kita baik di Dinkes dan Puskesmas masih mencukupi, artinya sejauh ini kita tidak ada kendala untuk Nakes. Na­mun berdasarkan perte­muan dengan Wagub Sum­bar saat mengunjungi Si­junjung kemarin, me­ngu­s­ulkan agar pe­rek­rutan Nakes di Sijun­jung dilaksanakan yang nan­tinya untuk memenuhi kebutuhan di RSUD dan untuk dikirim ke RSAM Bukittinggi,” jelas Ez­wa­n­dra.

Perekrutan Nakes itu merupakan bagian dari relawan Covid-19, bertu­juan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus. “Karena dari pihak RSAM mengatakan akan berse­dia menampung tenaga kesehatan berapa pun yang tersedia, karena memang disana sangat membutuhkan. Dan itu kita lakukan setelah saran dari Wagub Sumbar ke­marin,” kata Ezwandra.

Baca Juga  Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi Tebar 6 Ekor Sapi Kurban di Sumbar

Selain itu, penam­ba­han kasus Covid-19 di Sijunjung para pasien pa­da umumnya melakukan isolasi mandiri di rumah. “Bagi yang tidak menga­lami gejala berupa gang­guan kesehatan umum­nya melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun bagi pasien yang mem­butuhkan perawatan bisa juga dilakukan di RSUD Sijunjung,” terang Ez­wan­dra.

Pelaksanaan isolasi mandiri untuk pasien, Ez­wandra mengatakan,  un­tuk mencukupi kebutuhan memang dipulangkan ke­pada keluarga masing-masing.   “Sejak tahun 2021 ini, penanganan kebu­tu­han Isoman memang di­kembalikan kepada pihak keluarga. Tapi penga­wa­san dari tenaga medis tetap dilakukan,” sebut Ezwandra.  (ndo)