METRO PADANG

Kader Gerindra Kota Padang Dukung Andre Rosiade ke Senayan

0
×

Kader Gerindra Kota Padang Dukung Andre Rosiade ke Senayan

Sebarkan artikel ini

PURUS, METRO–Tidak hanya dukungan dari masyarakat, tokoh masyarakat dan ulama, Andre Rosiade juga mendapat restu dari kader Partai Gerindra. Tak heran, saat pertemuan akhir pekan lalu, banyak kader yang menginginkan Andre Rosiade ke DPR RI. Dari pengurus sampai caleg, sepakat untuk mengantarkan Andre ke Senayan.
Mantan Sekretaris DPD Gerindra Sumbar Hanafi menyebut, baru bertemu langsung dengan Andre Rosiade. Biasanya, dia hanya melihat Andre di televisi nasional, dalam wawancara atau dialog. Dia mengharapkan, Andre Rosiade menjadi magnit untuk terus meningkatkan suara Gerindra di Sumbar.
”Tahun 2014 Prabowo Subianto menang di Sumbar. Bahkan Gerindra memiliki 2 kursi di DPR RI, 8 kursi DPRD Sumbar dan 69 kursi Kabupaten dan Kota. 2019, dengan majunya Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres, harus membuat kita lebih kuat. Terima kasih kedatangan Andre Rosiade, pengurus pusat di Padang. Yang akan menggerakkan Sumbar,” katanya dalam pertemuan di Purus, Padang Barat itu.
Hanafi meminta seluruh kader Gerindra melakukan pemetaan yang jelas, agar kerja keras tidak sia-sia. “Semua harus fokus bekerja. Kami juga ingin, Pak Andre Rosiade menyatakan keseriusannya untuk menang di Sumbar. Memenangkan Prabowo-Sandi dan juga DPR RI,” katanya dalam pertemuan yang dikoordinasikan kader Gerindra Anif Bakri ini.
Mantan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Padang Eko Muhardi bersyukur dan bahagia bertemu langsung dengan Andre Rosiade. Dia melihat, sebagai calon anggota DPR RI, bisa mendapatkan satu kursi. Bahkan, Gerindra di Dapil Sumbar 1 bisa memeroleh dua kursi. Andre sangat potensial untuk mendapatkan satu kursi sendiri.
”Saya siap mendukung Andre Rosiade. Bismillah. Kita siap. Ada dua alasan. Pertama, kita pernah bertemu waktu Andre mau jadi wako. Banyak pikiran bernas dari Andre. Sekarang, ingin maju di DPR RI. Perkembangan Andre di pentas politik nasional sangat besar. Saya yakin Andre bisa menang,” katanya dalam pertemuan yang juga diikuti beberapa tokoh Pasar Raya itu.
Eko menyebut, Andre adalah sosok anak muda, putra asli Kota Padang, yang menjadi kebanggaan bersama. “Saya selalu mengikuti beliau saat tampil di TV. Andre tegas, kritis dan berani. Andre adalah jawaban dari hilangnya tokoh-tokoh Sumbar di pentas nasional. Jadi anggota dewan yang terpilih nanti tidak duduk saja, terima duit,
lalu pulang. Tapi bekerja dan berbicara. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Bendahara DPC Gerindra Padang Mastilizal Aye, yang ternyata juga rindu tokoh muda asal Sumbar berbicara di tingkat nasional,” sebutnya.
Eko mengaku siap membesarkan terus nama Andre Rosiade, karena tidak ada yang perlu diragukan kiprahnya di kancah nasional. Kedua, Andre dinilai juga akan bisa menjadi rule model adari anggota dewan Gerindra nanti. Sekarang di Kota Padang, ada 6 anggota DPRD dari Gerindra, tapi sibuk dengan perseteruan internal. Bukan bicara dan bekerja untuk rakyat.
“Saya bicara di Kuranji dan Pauh, mereka sepakat mendukung. Mereka rindu orang yang berani bicara. Orang yang memimpin partai ini ke depan dengan baik. Kami yakin Andre serius maju dan serius menang. Kita bersatu himpun kekuatan untuk memenangkan Andre. Menang Andre, menang Gerindra di Sumbar. Kami harap para caleg sepakat dukung Andre,” katanya bersemangat.
Andre Rosiade mengaku tersanjung dengan puluhan kader Gerindra dan para caleg yang menyatakan dukungan padanya. Dia menyebut serius maju dan ingin menang. “Insya Allah 29 September ini ada acara 2019 Ganti Presiden di Padang. Bang Sandiaga Uno juga dijadwalkan 5 Oktober ke Padang. Kami ingin, semua caleg Gerindra mendapatkan coat tail effect (efek ekor jas) dari Prabowo Sandi. Ini harus dimanfaatkan,” katanya.
Andre mengharapkan dukungan semua caleg, kader dan simpatisan Gerindra atau Prabowo-Sandi untuk menang di Sumbar. “Mari kita sukseskan Pileg dan Pilpres. Memenangkan Partai Gerindra dan Prabowo. Agar Indonesia tak lagi bertumbuh hanya 5 persen, dan menambah lapangan kerja 1 juta saja. Untung ada Gojek dan Grab, kalau tidak pengangguran akan lebih banyak,” katanya. (ade)