PDG. PARIAMAN, METRO–Warga Kampung Guci Korong Kampung Panyalai, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung dihebohkan dengan penemuan mayat yang sudah membusuk pada Kamis (22/7) sekitar pukul 13.50 WIB.
Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian diketahui korban bernama Muhammad Nasir (48) seorang petani yang merupakan warga setempat yang diketahui tidak pulang ke rumah sejak dua minggu belakang.
Pihak keluarga bersama warga sudah berusaha mencari keberadaan korban, namun tidak kunjung bertemu. Barulah akhirnya, salah seorang warga menemukan mayat yang telah membusuk yang ternyata adalah M. Nasir.
Pasi Intel Kodim 0308 Pariaman Syahrumsyah menginformasikan, kronologis kejadian berawal pada saat korban meninggalkan rumah pada hari Sabtu (10/7) pukul 01.30 WIB dan tidak kunjung kembali kerumah
“Kemudian keluarga korban bersama masyarakat berupaya melakukan pencarian namun keberadaan korban tidak juga diketahui,”ujarnya
Lanjutnya, pada hari Kamis (22/7), pada pukul 13.30 WIB, usai masyarakat selesai melaksanakan pemotongan hewan kurban, seorang warga bernama Ikhsan yang hendak mengambil daging kurban dalam rangka menyambut hari raya Idul adha 1442 H di halaman Pesantren Madrasahtul Ulum Korong Kampung Guci.
“Saksi melihat sosok mayat yang telah membusuk di pinggiran Sungai Batang Ulakan dan langsung memberitahukannya kepada warga lain yang berada di sekitar lokasi,”ulas Syahrum
Pada pukul 14.00 WIB, Personil Polsek 2X11 Enam Lingkung, masyarakat dan keluarga korban langsung menuju ke tempat kejadian untuk mengamankan tempat kejadian dengan cara memasang police line.
Setelah personil kepolisian mendapatkan informasi didapatkan data bahwa mayat tersebut atas nama Sidi Muhammad Nasir (48) berprofesi sebagai petani alamat, Korong Kampung Panyalai Nag. Lubuk Pandan Kec. 2X11 Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman.
“Sekira pukul 15.00, dr. Messi Suryani dan di dampingi Kepala Puskesmas Kampung Guci Asnimar, melakukan Otopsi luar guna mengetahui penyebab kematian dari korban,”tutur Syahrum
Dikatakannya, karena keluarga korban tidak bersedia di lakukan otopsi serta menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan keluarga korban bersedia menandatangani surat pernyataan dari Polsek 2X11 Enam Lingkung.
“Maka di lanjutkan dengan pemakaman di pusaro kaum koto Korong Korong Kampung Panyalai Nag. Lubuk Pandan, dan pada pukul 16.00 WIB kegiatan evakuasi jenazah korban dinyatakan selesai,”tutupnya. (ozi)






