OLAHRAGA

Play-Off Kualifikasi Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Dituntut Loloskan Timnas

0
×

Play-Off Kualifikasi Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Dituntut Loloskan Timnas

Sebarkan artikel ini
TAMPIL TERBUKA— Timnas Indonesia tampil cukup terbuka menghadapi Timnas Thailand dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 di Uni Emirat Arab (UEA).

JAKARTA, METRO–PSSI menuntut pelatih Shin Tae-yong untuk melo­loskan Timnas Indonesia dari babak Play-off Kua­lifikasi Piala Asia 2023. Tim berjulukan Skuad Garuda ini akan menghadapi Chinese Taipei dalam dua leg. Timnas Indonesia akan lebih dulu menjamu Chinese Taipei pada 7 September 2021, lalu gantian ber­tandang, 12 Oktober 2021.

Untuk mematangkan persiapan, Timnas Indonesia bakal menggelar pe­musatan latihan pada 1 Agustus 2021. Lokasinya antara di Palembang atau Samarinda mengingat Ja­karta masuk zona merah Covid-19.

Sebelumnya, Timnas Indonesia menjadi juru kunci putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia 2023. Hasil itu membuat Skuad Garuda harus me­lalui play-off untuk lolos ke ronde ketiga.

“Partai melawan Chinese Taipei, kami akan mempersiapkan Timnas Indonesia secara mak­simal. Sebab, PSSI mau mereka menang dan ten­tunya dapat lolos ke Piala Asia 2023,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dinukil dari laman PSSI.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terpak­sa absen dalam periode awal pemusatan latihan timnya pada 1 Agustus 2021. Pasalnya, arsitek be­rusia 51 tahun itu masih berada di Korea Selatan.

Shin Tae-yong dijadwal­kan kembali ke Indonesia pada 5 Agustus 2021. Sete­lah tiba, nakhoda kelahiran 11 Oktober 1970 itu perlu melewati masa karantina se­lama lima hari sebelum be­raktivitas. Estimasinya, Shin Tae-yong baru bisa me­mimpin pemusatan lati­han Timnas Indonesia paling cepat pada 10 Agustus 2021.

Namun, Shin Tae-yong tetap bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu bakal super­visi langsung pemusatan latihan Timnas Indonesia dari kampung halamannya.

“Shin Tae-yong akan datang ke Jakarta pada 5 Agustus 2021. Nantinya, Shin Tae-yong bakal me­man­tau pemusatan latihan secara virtual lebih dulu karena masih berada di Korea Selatan,” ujar Yunus Nusi.

Shin Tae-yong pulang ke Korea Selatan sejak akhir Juni 2021. Arsitek Timnas Indonesia berusia 51 tahun itu diberikan wak­tu selama 28 hari oleh PSSI untuk mudik ke kampung halamannya. PSSI meng­klaim kepergian Shin Tae-yong ke Negeri Ginseng bertujuan untuk berobat dan melakukan pemerik­saan kesehatan.

Shin Tae-yong pernah terpapar Covid-19 di Indonesia pada Maret 2021. Setelah negatif, mantan pelatih Timnas Korea Sela­tan itu pulang ke kampung halamannya untuk me­lanjutkan perawatan ka­rena disebut menderita diabetes.

Menurut Yunus, Shin Tae-yong seharusnya tiba di Indonesia pada 23 Juli 2021. Namun, nakhoda ke­la­hiran 11 Oktober 1970 itu baru bisa kembali pada awal Agustus lantaran me­dical check-up belum se­lesai. “PSSI awalnya ber­harap Shin Tae-yong kem­bali ke Indonesia pada 23 Juli 2021 sesuai izin yang diberikan kepadanya sela­ma 28 hari,” ujar Yunus.

“Selama 14 hari ia ka­rantina dan 14 hari sisanya dia check-up di Korea Se­la­tan. Namun, karena dia ma­sih membutuhkan wak­tu un­tuk berobat, PSSI me­mak­­lumi,” jelas Yunus. (*/boy)