SOLOK, METRO–Dengan semakin meningkatnya transaksi online di masa pandemi Covid-19, Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mendorong keterampilan UMKM untuk konsisten memakai cara digital dalam pemasaran produk.
Sebab beberapa UMKM di Kota Solok, terutama yang berbasis kerajinan dan pangan sudah ada yang melakukan penjualan secara online, dalam menyikapi era digitalisasi. “Ini harus terus kita dorong. Sehingga dalam pemasaran produk tidak terbatas,” ujar Ramadhani, kemarin.
Bisnis belanja online yang akhir-akhir ini sedang menjadi trend, apalagi dalam masa pandemi, bisa menjadi salah satu alternatif penjualan. Kondisi ini mendorong sedikit banyak para pelaku bisnis harus bisa menyesuaikan diri, agar tidak kalah saing dan tergerus perkembangan trend pasar dengan pemasaran secara online atau e-Commerce
Menurutnya, saat ini bukan lagi tentang mendorong UMKM untuk memanfaatkan media online dalam pemasaran. Sebab kebanyakan sudah menggunakan cara tersebut. Akan tetapi lanjutnya, yang menjadi perhatian yakni bagaimana agar UMKM konsisten dan memiliki terobosan dalam penggunaan media online.
“Pemerintah sudah mendorong dinas terkait merencanakan untuk 2021 nanti bagaimana UMKM di Kota Solok bisa memiliki SDM yang berdaya saing dalam penggunaan media digital, maka itu perlu pelatihan-pelatihan strategis,” tambah Ramadhani.
Capaian itu menunjukkan posisi strategis pemanfaatan teknologi untuk menunjang pemulihan dan percepatan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya kegiatan ekonomi digital memiliki peran yang sangat strategis dalam perwujudannya.
“Gambaran umum itu, besar pengaruhnya bagi kita di Kota Solok, dan ini peluang untuk lebih mendekatkan diri dengan pemasaran online dan finansial teknologi,” kata Ramadhani. (vko)






