AGAM/BUKITTINGGI

Ajak Perangi Pandemi Covid-19 di Agam, Ninik Mamak jangan Termakan Isu Hoaks

2
×

Ajak Perangi Pandemi Covid-19 di Agam, Ninik Mamak jangan Termakan Isu Hoaks

Sebarkan artikel ini
PERAN NINIAK MAMAK— Wabup Agam Irwan Fikri harapkan niniak mamak jangan termakan isu hoaks saat gelar pertemuan dengan ninik mamak, di Balairung Adat Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya.

AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah mengimbau ninik mamak di daerah itu, agar bersama-sama berjuang mengatasi pandemi Covid-19 yang kini penyebarannya semakin mengkhawatirkan.

“Maka  Ninik mamak jangan sampai termakan isu hoax yang mengatakan Covid-19 itu tidak ada,” ujar Irwan Fikri saat gelar perte­muan dengan ninik mamak, di Balairung Adat Nagari Bayua, Kecamatan Tan­jung Raya, Minggu (11/7).

Wabup mengatakan, Covid-19 ini nyata adanya, karena buktinya sudah ada dan banyak memakan korban jiwa. Sehingga dimin­tanya ninik mamak me­nyua­rakan ini di tengah masya­rakat, agar disiplin protokol kesehatan untuk mengatasi penularan virus itu.

Baca Juga  Bupati Agam Kenalkan Masjid Sirah pada Perantau

“Kita juga minta kepada pengurus pasar untuk mewajibkan pengunjung pasar memakai masker, karena kita lihat hanya 1 atau 2 persen yang mengenakan masker,” sebut Irwan.

Begitu juga di masjid, dimintanya masyarakat untuk membawa sejadah dari rumah ketika melaksanakan ibadah di masjid, serta mentaati protokol kesehatan. Masker ini, menurutnya salah satu alat untuk melindungi diri dari penularan Covid-19. Apa­lagi kini ada varian baru yaitu Delta yang lebih berbahaya dibanding sebelumnya.

“Tidak ada yang menjamin kalau kita negatif, bisa saja karena imun tubuh kita kuat, sehingga tidak menimbulkan gejala, tapi bisa menularkan dan akan berdampak buruk pada orang yang imunnya lemah,” kata Irwan.

Baca Juga  Apel Perdana Pascalibur Lebaran, ASN Diminta Jadikan Kritikan sebagai Masukan Positif

Bahkan kini, katanya, yang terpapar ada sekitar ratusan orang tengah jalani isolasi mandiri, akibat tidak tertampung lagi di ruangan karantina yang ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, ia mengimbau ninik mamak dan seluruh elemen masyarakat mengingatkan anak kemenakan untuk mematuhi protokol kesehatan, agar dapat terhindar dari penularan Covid-19 ini.

“Jika wabah ini tidak terkontrol, maka perekonomian akan hancur, beribadah susah dan anak ti­dak dapat sekolah. Untuk itu, mari kita bersama-sama berjuang memerangi pandemi ini,” ajak wa­bup. (pry)