METRO NASIONAL

Banyak Pelamar CPNS 2021 dan PPPK Gagal Lulus Seleksi Administrasi

0
×

Banyak Pelamar CPNS 2021 dan PPPK Gagal Lulus Seleksi Administrasi

Sebarkan artikel ini
Jumlah pelamar CPNS 2021 dan PP11PK 2021 membeludak
MEMBLUDAK—Jumlah pelamar CPNS 2021 dan PPPK 2021 membeludak.

JAKARTA, METRO–Pendaftaran CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah masuk hari kedelapan. Namun, masih saja banyak pelamar yang salah mengisi formulir. Berdasarkan update pela­mar per 7 Juli 2021 pukul 10.00 WIB yang diunggah di akun Facebook BKN, jumlahnya pendaftar yang mengisi formulir 920.561, sudah submit 265.401 orang. Menurut Plt Karo Hu­mas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono, waktu pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 masih pan­jang, yakni sampai 21 Juli.

 Dia meminta para pela­mar untuk berhati-hati se­be­lum mengakhiri proses pendaftaran. “Dibaca ber­ulang-ulang, teliti, dan ka­lau masih ragu jangan bu­ru-buru diakhiri (difinal­kan),” kata Paryono di Ja­karta, Rabu (7/7). Dia men­jelaskan, ketika pelamar sudah mengakhiri proses pendaftaran dan terekam datanya, otomatis tidak bisa diubah maupun diper­baiki lagi. Jika terjadi kesa­lahan input data, pelamar tidak bisa mengubahnya.

Baca Juga  Ketua Ardijon Ajak Warga IKWAL DKI Jakarta Sukseskan Halal bihalal 2021

 “Akibatnya bisa gagal dalam seleksi administrasi. Jadi pelamar harus tenang, jangan kesusu, dan tetap fokus,” ucapnya. BKN da­lam berbagai laman media sosialnya sudah gencar melakukan sosialisasi me­nge­nai hal ini.

Di akunnya di Face­book,­ BKN menginformasi­kan, banyak kesalahan yang dialami pendaftar saat melakukan registrasi di portal SSCASN. Rata-rata kesalahan karena ti­dak membaca dan mema­hami alur pendaftaran ter­le­bih dahulu.

“Para pelamar bi­ngung karena salah input dan sudah akhiri pendaftaran. Itu tidak bisa diperbaiki,” bunyi infor­masi FB BKN. Disebutkan juga kesalahan yang dila­kukan para pela­mar ialah upload berkas, salah isi nama, salah pilih instansi, dan lainnya. Kon­se­kuensinya gagal lulus seleksi admi­nistrasi. (esy/jpnn)

Baca Juga  Suatu Saat Ada PHK Massal, PNS, Dokter dan Guru Masuk Target