PADANG, METRO–PSP Padang melakukan seleksi pemain guna menghadapi kompetisi Liga 3 Indonesia di Stadion H Agus Salim, Senin sore (5/7). Pada hari pertama seleksi, selama tiga hari seleksi sebanyak 150 pemain tampak antusias mengikuti materi internal gim. Unjuk kapasitas kehadapan tim penyeleksi.
Tim penyeleksi terdiri dari beberapa pelatih sepakbola yang cukup familiar di Kota Padang dan Sumatera Barat. Memegang kertas penilaian para pemain. Di antaranya Delvi Adri, pelatih yang membawa Semen Padang FC U-21 menjuarai ISL U-21 pada musim 2014 silam.
Saat dikonfirmasi, Delvi Adri mengatakan, kehadirannya di Stadion H Agus Salim, Padang sebagai salah satu yang ikut menyeleksi kandidat-kandidat pemain PSP Padang ini, dalam mengaruungi Liga 3 Indonesia yang akan digulirkan bulan depan musim tahun 2021. “Ya, saya diminta oleh manajemen tim PSP Padang untuk menyeleksi selama 3 hari ke depan,” ujar Delvi.
Ditambahkan Delvi, dari 150 pemain yang antusias mengikuti seleksi PSP Padang ini akan dikerucutkan menjadi 44 pemain. Sehingga, dari 44 pemain bisa dibagi dua tim. Seleksi akan berlangsung selama tiga hari, yakni 5 hingga 7 Juli.
Pelatih berlisensi A Diploma PSSI ini menuturkan selain dirinya juga ada pelatih-pelatih lainnya, serupa Aprius, Ruben Christof, Ahmad Idris, Tri Gustian dan lainnya. Bahkan, Jhoni Efendi juga hadir dalam seleksi pemain PSP tersebut. “Selain saya, ada pula kawan-kawan pelatih yang tergabung di Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Kota Padang yang menyeleksi,” kata Delvi.
Sementara, Ketua Askot PSSI Padang Mastilizal Aye mengatakan, para peserta seleksi ini sebagian besar terdiri dari pemain klub-klub peserta liga Askot PSSI Padang. Pada umum mereka sudah terbiasa dengan kompetisi sehingga mereka tak akan canggung lagi mengikuti kompetisi jika terpilih nanti sebagai pemain PSP Padang. “Bahkan, pemain dari Liga Askot PSSI Padang juga sudah ada lima pemain yang dikontrak Semen Padang FC,” ujar Aye.
Selain itu, ujar Aye, kegiatan ini untuk menyalurkan bakat-bakat pemain berpotensi Kota Padang agar bisa bermain di kompetisi kasta yang lebih tinggi lagi. Para, pemain peserta liga Askot ini tidak saja ditampung di kota Padang juga di klub-klub yang ada di Sumbar.
Di tempat yang sama, Yogi Septiawan, salah seorang pemain yang ikut seleksi mengatakan dirinya mencoba peruntungan setelah lepas kontrak dari Persikota Tangerang.
“Musim lalu, 2020 saya bersama Persikota Tangerang. Sebenarnya manajemen tim minta saya balik ke Tangerang. Tetapi situasi sekarang saya coba peruntungan di kampung halaman saja.” tukas pemain kelahiran 1998 jebolan Akademi Semen Padang FC ini. (heu)






