BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi telah menerima hibah dari pemerintah pusat terkait bangunan Pasa Ateh. Dengan hal itu, saat ini aset Pasa Ateh sudah menjadi milik pemerintah kota.
Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menjelaskan, setelah menunggu beberapa bulan, akhirnya bangunan Pasa Ateh yang dibangun dengan APBN oleh pemerintah pusat, telah diserahterimakan kepada Pemko Bukittinggi, beberapa hari lalu. Sehingga bangunan Pasa Ateh telah resmi menjadi aset Pemerintah Kota Bukittinggi.
“Kami sudah mengantongi surat hibah dari pemerintah pusat ke pemerintah kota Bukittinggi berupa satu gedung Pasar Atas Bukittinggi dari pemerintah pusat, dari Pak Presiden Joko Widodo melalui Menteri Keuangan dan suratnya sudah sampai dan kita sudah menandatangani,” ungkap Erman Safar, Rabu (30/6).
Wako melanjutkan, untuk langkah selanjutnya, Pemko akan membuat rapat persiapan, untuk pengelolaan Pasa Ateh ini. Sehingga nantinya, menurut pemko, akan lahir kebijakan yang nantinya akan mengakomodir kepentingan para pedagang.
“Berikutnya adalah kita akan membuat rapat persiapan untuk memberikan kepastian dan memastikan melahirkan kebijakan-kebijakan yang nantinya akan mengakomodir kepentingan para pedagang lama yang dulu menjadi korban kebakaran di Pasa Ateh,” jelas Erman. (pry)





