PDG PARIAMAN/PARIAMAN

Wako  Pariaman Ajak Masyarakat untuk Sadar Lakukan Vaksinasi

0
×

Wako  Pariaman Ajak Masyarakat untuk Sadar Lakukan Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
walikota salam kompak dengan kapolres dandim untuk komitmen33 dalam pelaksanaan vaksinasi
KOMPAK—Wali Kota Pariaman Genius Umar salam kompak dengan kapolres, dandim untuk komitmen dalam pelaksanaan vaksinasi.

Wali Kota Pariaman H Genius Umar meminta kepada semua masya­rakat kesadarannya untuk melakukan vaksinasi un­tuk menekan wabah covid 19 dalam daerahnya. “Kita saat ini Pemko Pariaman terus melakukan pende­katan persuasif kepda semua lampisan ma­sya­rakat, agar masyarakat memiliki kesadaran untuk divaksin,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.

Katanya, Pemko me­nga­takan kepada pegawai negeri sipil (PNS) di dae­rah itu yang tidak mau divaksin covid 19 dengan tidak dibayarkan tamba­han penghasilan pegawai (TPP).

“Bahkan saya telah umumkan kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan melalui pesan Whatapp dan nanti akan dibuat secara tertulis,” ujarnya.

Namun demikian kata­nya, aturan tersebut tidak berlaku bagi PNS yang mengalami sakit berda­sarkan keterangan dokter sehingga tidak boleh me­nerima vaksin covid 19. Pihaknya menyebutkan hingga saat ini jumlah petugas publik yang terdiri dari ASN, TNI, dan Polri yang sudah menerima vaksin COVID-19 telah mencapai 3.628 orang atau 68,74 persen dari 5.278 orang target yang ditetap­kan pemerintah pusat.

Baca Juga  Perwako Terkesan tak Berlaku di Pantai Gandoria, Tarif Parkir masih Dipungut Rp 10 ribu

Sedangkan realisasi vaksinasi untuk lansia baru 101 orang dari 8.388 orang yang ditargetkan penerima vaksin dari pe­merintah pusat, lalu te­naga kesehatan 1.240 dari 900 orang yang ditar­get­kan sedangkan masya­rakat umum belum. “Bila ada PNS yang tidak men­dukung vaksinasi ini, ba­gaimana mereka akan mengajak masyarakat se­kitarnya untuk mau divak­sin,” ujarnya.

Dikatakan, seluruh P­NS sebagai petugas publik di Kota Pariaman harus bersedia divaksin karena vaksinasi merupakan program dari pemerintah pusat hingga daerah untuk memutus rantai penye­baran covid 19. “Bagi ma­syarakat yang tidak mau divaksin maka tidak bisa dilayani pada saat me­ngurus administrasi yang hal itu merupakan arahan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga  Dapat Dukungan jadi Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak 

“Tetapi kami terus me­la­kukan pendekatan per­suasif sehingga masya­rakat memiliki kesadaran untuk divaksin,” tambah­nya.

Pelaksana Tugas Ke­pala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah me­ngatakan pihaknya telah mulai melaksanakan vak­si­nasi ke ASN di daerah itu. “Kami melaksanakan gebyar vaksin mulai dari 16 sampai 30 Juni 2021 yang pesertanya yaitu petugas publik, setelah ini baru berlanjut ke ma­syarakat umum,” ujar­nya.

Ia menyampaikan sa­at ini pihaknya rutin me­laksanakan sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media massa gu­na memberikan pema­haman terhadap warga di daerah itu. Sosialisasi tersebut penting dilaku­kan karena kendala yang dihadapi oleh pihaknya dalam menjalankan program vaksinasi yaitu ba­nyak pihak yang ketakutan menerima vaksin akibat kurangnya informasi yang diperoleh. (efa)