AGAM, METRO–Bupati Agam Andri Warman lepas peserta pawai khatam Quran di dua kecamatan di Kabupaten Agam, Minggu (27/6). Peserta pawai dilepas dalam perayaan khatam Quran di TPA Syuhada Koto Panjang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek. Kemudian di MDTA Al Munawwarah Ujuang Guguak, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso. Berdasarkan informasi dari panitia khatam di TPA Syuhada santri khatam sebanyak 11 orang dan 38 orang di MDTA Al- Munawwarah.
Bupati mengapresiasi, pelaksanaan khatam dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan membawa berkah baik bagi santri maupun nagari. Khatam Quran ini sudah jadi tradisi bagi masyarakat Minangkabau, khususnya Agam ketika anak-anak telah menyelesaikan pendidikan membaca Al-Quran. “Khatam hanya kegiatan seremonial, setelah ini diharapkan anak-anak kita tetap melanjutkan membaca Al-Quran, jika perlu ditingkatkan menghafal menajdi hafiz Quran,” ujar bupati.
Dikatakannya, ini sesuai dengan program prioritas dalam mengembangkan pendidikan agama bagi masyarakat, terutama generasi penerus yang akan jadi harapan bangsa. Untuk mewujudkan ini, kata bupati, rumah tahfidz di Agam harus digalakkan, tapi sebelumnya di data terlebih dahulu agar tahun depan Pemkab Agam bisa berikan kontribusi bagi rumah tahfidz tersebut. “Kita berharap rumah tahfidz ini ada di seluruh kecamatan, jika perlu di seluruh nagari,” tegasnya.
Dengan begitu, Kabupaten Agam akan banyak melahirkan para penghafal Al-Qur’an, kalau hafal Al-Quran untuk masuk perguruan tinggi sangat mudah, bahkan jadi skala prioritas di berbagai perguruan tinggi negeri ternama.“Maka diharapkan anak -anak kita meningkatkan kemampuannya jadi hafiz, selain untuk bekal di dunia juga jadi bekal di akhirat kelak,” sebut bupati. (pry)






