METRO SUMBAR

Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pemkab Tanah Datar Jajaki Kerja Sama dengan Putra Sampoerna Foundation

0
×

Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pemkab Tanah Datar Jajaki Kerja Sama dengan Putra Sampoerna Foundation

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN SAMPOERNA—Bupati Tanahdatar Eka Putra sambut tamunya dari Putra Sampoerna Foundation.

TANAHDATAR, METRO–Putera Sampoerna Foun­dation (PSF)  sebuah ins­titusi bisnis sosial yang punya tujuan menciptakan pemimpin andal dan wirau­sahawan Indonesia yang andal di masa depan. Program ini yang ditawarkan kepada pemerintah daerah termasuk ke Tanah Datar.

Bupati Eka Putra m­e­nyambut baik program PSF untuk meningkatkan kua­litas pendidikan di Tanah Datar. “Peningkatan Sum­ber Daya Manusia yang berkualitas dan berdaya saing menjadi salah satu misi pembangunan da­erah,” sampai bupati saat silaturahmi dengan per­wakilan PSF, Selasa malam (22/6) di Gedung Indo Jo­lito.

Lebih lanjut bupati me­ngatakan pemerintah dae­rah siap menindaklanjuti tawaran ini untuk diker­jasamakan kedua belah pihak. “Sektor pendidikan harus dimajukan kalau da­erah ini ingin maju, apalagi tantangan ke depan se­makin berat. Tugas ini tidak hanya ada di pemerintah tetapi butuh dukungan un­sur lain salah satu pihak swasta,” ujarnya lagi.

Baca Juga  11 Atlet Binaan PPS Ragawaru Dipersiapan Berlaga pada Iven Se Sumbar

Kualitas guru sebut bu­pati, menjadi salah per­hatian untuk ditingkatkan, di tengah tantangan pan­demi Covid-19. “Guru ha­rus melek IT dan punya program pembelajaran yang menarik dan berkualitas bagi siswa untuk belajar tatap muka dan tatap maya,” ujarnya.

Sementara Head of Par­t­ner Relatiion PSF Ida Bagus Gede Wardhiputra didampingi Manager Fund Rising Mutmainnah Syahril menjelaskan PSF memiliki 3 program di bidang pen­didikan.

Dijelaskannya program tersebut yaitu  beasiswa kuliah di Sampoerna University, Sekolah Mercu­suar atau sekolah model dan Pusat Belajar Guru. “Kita ingin bersinergi de­ngan pemerintah daerah melahirkan anak-anak Ta­nah Datar yang berdaya saing,” sampainya.

Baca Juga  Pj Wali Nagari harus Dukung Percepatan Vaksinasi

Dengan program se­kolah model, ulas Ida Ba­gus, PSF melakukan pen­dam­pingan sekolah se­lama 3 tahun baik di sisi kurikulum, manajemen se­kolah, siswa, komite dan orang tua dan berharap sekolah ini menjadi mer­cusuar bagi sekolah di se­kitar agar bisa dicontoh.

Demikian juga program Pusat Belajar Guru me­nyiapkan 20 sampai 30 orang guru master untuk diberikan pendampingan dan pelatihan yang kemu­dian dibagikan ilmunya kepada guru-guru lain.

Sementara beasiswa pendidikan, PSF akan me­nyeleksi siswa-siswa ter­baik untuk dididik di Sam­poerna University dengan 3 fakultas yakni Teknik, Bisnis dan Pendidikan. “Pen­didikan S-1 dijalani selama 4 tahun dan ada program ke luar negeri selama 11 minggu di salah satu kampus ternama di Amerika Serikat,” jelasnya. (ant)