LIMAPULUH KOTA, METRO–Diduga lagi enak-enaknya “pesta” ganja kering, tiga sekawan digerebek Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota di sebuah rumah di Jorong Ketinggian, Kenagarian Guguk VIII Koto, Kecamatan Guguk, Selasa (15/6) sekitar pukul 23.30 WIB.
Ketika digerebek, tiga sekawan berinisial AR (21), AK (22) dan JD (17) sempat dibuat kaget karena kedatangan tamu tak diundang yang ternyata Polisi. Setelah digeledah, petugas pun menemukan barang bukti daun ganja sebanyak satu paket kecil dan satu lenting serta kertas papir.
Penangkapan pelaku penyalahgunaan Narkoba di kawasan Guguak, bukan kali pertama dilakukan pihak kepolisian dari Polres Limapuluh Kota. Sebelumnya sejumlah kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba juga berhasil diungkap. Bahkan dari 13 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Kecamatan Guguak termasuk daerah yang paling kerap Polisi melakukan pengungkapan kasus Narkoba.
Penangkapan terhadap tersangka AR dan dua rekannya itu menambah daftar panjang maraknya penyalahgunaan narkoba diusia muda/produktif di Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Riau tersebut. Mereka berhasil di tangkap setelah masyarakat resah dengan aksi para tersangka yang dinilai berdampak buruk pada warga lainnya.
“Berawal dari informasi dari masyarakat bahwa di Kecamatan Guguk sering terjadi penyalahgunaan narkotika. Kemudian kita mendalami informasi tersebut dan sekira pukul 23.30 WIB dapat dilakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang tersangka,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Resnarkoba, AKP Hendri Has, Kamis (17/6) kepada awak media.
Hendri Has menambahkan, penangkapan ketiga pelaku setelah dilakukan penggerebekan di salah satu rumah. Mereka kedapatan sedang enak-enaknya memakai ganja secara bergantian. Dari penggeledahan yang dilakukan di lokasi penangkapan berhasil diamankan bukti berupa satu paket kecil daun ganja kering, satu lenting ganja dan enam lembar kertas papir.
“Hasil pemeriksaan sementara, ketiganya ini mengaku hanya mengkonsumsinya bukan mengedarkannya. Ini yang akan kita kembangkan, untuk mengungkap sumber ganja yang mereka pakai hingga bandarnya berhasil kita tangkap,” pungkasnya. (uus)





