METRO PADANG

Global Wakaf-ACT, 1.000 Pelaku UMKM Terima Bantuan

0
×

Global Wakaf-ACT, 1.000 Pelaku UMKM Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini

SUDIRMAN, METRO–Semangat Bersama Angkat Indonesia, Global Wakaf-ACT kembali menguatkan perjuangan mem­bantu pelaku usaha kecil dan mikro. Kali ini, seribu pe­laku usaha Sumatera Barat mendapatkan bantuan modal usaha.

Era kenormalan baru belum sepenuhnya me­ngem­balikan kehidupan masyarakat. Salah satu­nya di bidang ekonomi, sektor usaha kecil dan mikro ma­sih perlu banyak du­ku­ngan. Di Sumatera Barat, ri­buan pengusaha kecil dan mikro masih mem­­butuh­kan bantuan modal usaha. Terlebih lagi di tengah kri­sis pandemi Covid-19.

Berangkat dari kondisi ini, Global Wakaf-ACT te­rus berikhtiar mengh­adir­kan solusi dan dukungan terbaik bagi pelaku UMKM. Lewat gerakan Ber­sama Angkat Indonesia, bantuan modal dan aset usaha di­berikan me­lalui program Wa­kaf Mo­dal UMKM. Seri­bu pelaku UMKM di Su­matera Barat menda­pat­kan dukungan tersebut.

Seremoni penyerahan bantuan dilakukan lang­sung Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi. SP ber­tepat di auditorium Istana Gubernur, Selasa (15/6). Secara simbolis, sejumlah pengusaha UMKM mene­rima bantuan gerobak mo­dal usaha.

Baca Juga  Andre Rosiade dan Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Perbaikan Jalur Lembah Anai, Jalan Tol dan Terowongan jadi Solusi

“Hal yang dibutuhkan saat ini oleh pelaku UMKM adalah mobilitas mereka yang lebih mudah. Sehing­ga, bisa kita bayangkan jika ada gerobak ini mereka bisa lebih mobile dan akan meningkatkan kapasitas usaha mereka,” ungkap Mahyeldi.

Sementara itu, Pre­si­den Global Wakaf N Imam Akbari mengatakan, keha­di­ran bantuan untuk UMKM di Sumatera Barat ini merupakan ikhtiar mem­­­­­perkuat pelaku usaha kecil dan mikro. Imam juga menyampaikan terima ka­sih kepada Gubernur Su­matera Barat yang meres­pons cepat dukungan Wa­kaf Global Wakaf-ACT dan selalu aktif dalam program Kemanusiaan ACT.

“Dengan spirit Ber­sa­ma Angkat Indonesia, ka­mi juga ingin meng­ang­kat UMKM Indonesia ke posisi yang jauh lebih baik,” jelas Mahyeldi.

Baca Juga  5.442 Jamaah Haji Gelombang Pertama Sudah Pulang

Salah satu penerima bantuan Wakaf UMKM di Sumatera Barat ini ialah Jumiarti. Ibu berusia 40 tahun itu penerima ban­tuan Wakaf UMKM. Ia men­jual produk tradisional yai­tu kue talam dengan ber­jualan kaki lima dan di dekat rumah.

Jumiarti bersyukur de­ngan kehadiran bantuan aset usaha dari Global Wakaf-ACT itu. Ia beren­cana membuka usaha baru berupa jus dan es buah.

“Sebelum pandemi, ra­ta-rata penghasilan bersih Rp100 ribu per hari. Sejak Covid-19 hanya Rp40 ribu per hari. Sebab itu, saya sangat bersyukur dengan bantuan Wakaf UMKM. Sa­ya bisa berjualan berke­liling atau mencari tempat yang pas,” ungkap Ju­miar­ti.

Global Wakaf-ACT se­be­lum­nya juga telah mem­berikan modal usaha tanpa riba ke ribuan UMKM. Tidak se­batas bantuan, pen­dam­pi­ngan pun diberikan seba­gai ikhtiar meningkatkan ka­pa­sitas para pelaku usa­ha. (ade)