PADANG, METRO–Ketua Pengprov PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Sumbar Sengaja Budi Syukur mengatakan, pihaknya optimis mampu mempertahankan tradisi medali emas PON yang diraih pelaksanaan pesta olahraga terbesar di Indonesia pada masa sebelumnya.
”Pada ajang PON XIX tahun 2016 di Bandung Jawa Barat, atletik menyumbangkan dua medali emas untuk kontingen Sumbar. Dua emas tersebut, disumbangkan sprinter putra Sumbar Yaspi Bobi dengan nomor 100 dan 200 meter,” kata Budi S Syukur di hadapan gubernur, Kadispora dan KONI saat pembukaan ajang Popda Sumbar cabang atletik yang dipusatkan di Stadion H Agus Salim Padang, Senin (14/6).
Menurut Budi, pada PON Papua 2021 Sumbar ada sembilan atlet atletik Sumbar yang siap tampil membela panji-panji Sumbar. Mereka akan turun di 11 nomor perlombaan. Dijelaskan Budi, sembilan atlet yang menjadi kekuatan Sumbar itu; Fauma Depril Jumra. Fauma bakal diandalkan di nomor dasa lomba. Rafika Putra turun di dua nomor lontar martil dan lempar cakram serta atlet lainnya.
”Sebagai cabang olahraga terukur, atletik tak ragu menetapkan target. Semuanya sudah kami kantongi termasuk capaian-capain calon lawan di nomor-nomor yang akan diikuti atlet kita,” kata Budi yang juga anggota Dewan Penyantun KONI Sumbar ini.
Untuk pengembangan ke depan, Budi mengaku punya sentra-sentra pembinaan yang sudah kian merata di Sumatera Barat. Jika sebelumnya hanya menonjol beberapa daerah saja, seperti Kabupaten Limapuluh Kota, saat ini pembinaan atletik kian bersinar di sejumlah daerah, seperti Pasaman, Kota Solok dan Padang sendiri. (heu)






