AGAM, METRO–Upacara peringatan Perang Manggopoh yang ke-113, di aula Kantor Camat Lubuk Basung, Kabupaten Agam, berjalan khidmat, Selasa (15/6). Bertindak selaku Irup Dandim 0304 Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, yang dihadiri Asisten I Setdakab Agam, Rahman, Polres Agam dan anggota DPRD Agam.
Peserta upacara sendiri terbatas, hanya menghadirkan dari unsur OPD, camat, wali nagari se kecamatan Lubuk Basung, ninik mamak dan bundo kanduang dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dandim membacakan pidato Bupati Agam menyebutkan, Perang Manggopoh bukanlah perlawanan lokal Anak Nagari Manggopoh semata, melainkan juga perlawanan rakyat Sumbar yang dimotori tokoh masyarakat Manggopoh. Perang Manggopoh sejatinya adalah suatu perjuangan yang tumbuh dan dijiwai semangat, serta cita-cita untuk mencapai kemerdekaan.
“Kita jangan sampai lupa, bahwa negeri ini berdiri di atas darah dan jiwa para syuhada, para pejuang dan pahlawan, di antaranya adalah pejuang Perang Manggopoh yang gugur sebagai patriot bangsa,” ujar Dandim. (pry)






