SIJUNJUNG, METRO–Meskipun sempat meminta pertolongan kepada warga sekitar setelah melihat kobaran api di rumah korban bernama Mardius (56) warga Jorong Kalumpang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung tetap saja tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan rumahnya dari kebakaran.
Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh Sahbudin (77) yang merupakan tetangga korban. Meski sempat berteriak minta tolong, namun api begitu cepat membakar rumah dan barang-barang milik Mardius. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun korban kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga. Melihat kondisi ini, Mardius tak kuasa menahan tangis.
Kejadian nahas itu berawal pada Kamis (10/6) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban sedang berada diluar rumah dan tiba-tiba melihat percikan api dari bagian atap rumah permanen berukuran 7X9 meter persegi itu.
“Saksi sempat berteriak dan memberitahu orang yang sedang tidur di dalam rumah. Namun karena api membesar dengan cepat sehingga korban tidak bisa berbuat banyak. Rumah dan barang-barang korban hangus terbakar,” tutur Kasubag Humas Polres Sijunjung Akp Nasrul Nurdin.
Pihaknya mengatakan bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik dibagian atap rumah. “Dugaan akibat korsleting listrik. Karena memang pertama kali percikan api muncul dari bagian plavon rumah, dekat aliran kabel listrik,” katanya. Jumat (11/6).
Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sijunjung tiba dilokasi kejadian.
Data dari petugas dilapangan, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 juta. Kebakaran itu juga membakar barang barang berharga seperti buku sertifikat rumah, BPKB sepeda motor, Ijazah, 40 karung padi dan barang-barang yang ada di dalam rumah korban. (ndo)






