PADANG, METRO–Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si (Han) di dampingi Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi.S.E.,S.H.,M.M.,PJU Lantamal dan Kadisharkan Danlantamal menerima kunjungan rombongan Wali Kota Pariaman DR. Genius Umar.M.Si di ruang rapat Danlantamal jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang Senin (7/6).
Kedatangan rombongan Walikota Pariaman, membicarakan persiapan peninjauan eks KRI Teluk Ratai-509 dalam rangka hibah dari TNI AL kepada Pemko Pariaman.
“Kota Pariaman memang merupakan salah satu, kota yang bersejarah, terutama dengan TNI AL. Pada zaman agresi, Kota Pariaman merupakan salah satu kota yang menjadi pangkalan TNI AL di pantai barat pulau Sumatera,” sebut Hargianto didampingi Kadisepen Mayor Laut (T) Syahrul kepada POSMETRO..
Diceritakan Hargianto, oleh sebab itu Pemerintah Kota Pariaman, menginginkan Pariaman menjadi salah satu kota yang mempunyai sejarah ke Angkatan Lautan. Salah satu dengan adanya bukti sejarah berupa kapal perang. Sebelumnya tugu TNI AL sudah berdiri megah di ujung muara kota Pariaman berupa Tank Marinir.
“Dengan di hibahkan lagi alat tempur TNI AL yang sudah dipurna tugaskan ke Pemerintahan Kota Pariaman menjadikan kelengkapan dan menambah bukti sejarah Kota Pariaman pada zaman agresi Belanda,” sebutnya..
Lebihjauhkan dijelaskan Hargianto, bahwa KRI Teluk Ratai 509 ini merupakan kapal perang buatan Amerika Serikat di buat di galangan kapal Chicago Bridge dan Iron Co USA pada tanggal 30 Juni 1944. Di serahkan ke pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1960 dan masuk memperkuat TNI AL ke jajaran Satuan Kapal Amphibi Armada Timur pada tahun 1967.
Selama setengah abad lebih dalam pengabdiannya, KRI Teluk Ratai 509 banyak dilibatkan dalam operasi militer seperti Operasi Dwikora, Operasi Perbatasan, Operasi Gempa dan tsunami di Aceh dan operasi dukungan angkutan laut dalam mendukung pembangunan nasional serta operasi bantuan lainnya
“Kepada Walikota Pariaman dan rombongan, semoga KRI Teluk Ratai 509, di samping sebagai bukti sejarah buat kota Pariaman juga sebagai edukasi bagi generasi muda bahwasanya negara kita ini memiliki laut yang luas dan memang harus di jaga dengan alutsista yang memadai dan mumpuni. Tanggung jawab generasi muda lah nantinya menjaga laut kita yang cukup luas ini,”ujar Hargianto. (ped)






