METRO PADANG

Sulitnya Memilih 1 Nama Pendamping Hendri Septa

1
×

Sulitnya Memilih 1 Nama Pendamping Hendri Septa

Sebarkan artikel ini

SAWAHAN, METRO–Hingga kini belum ada kepastian siapa yang akan menduduk wakil wali kota, mendamping Wali Kota Padang Hendri Septa. Mes­ki kedua partai koalisi PKS dan PAN, sama-sama su­dah mengajukan kandidat nama yang bakal sebagai wawako, namun hingga kini belum ada pembahsan da­ri kedua partai tersebut.

Anggota DPRD Padang, Rustam Efendi, mengaku sebagai kader PAN ia me­nyerahkan ke DPP PAN siapapun Cawawako yang ditunjuk dari partainya itu. “Kita selaku kader menye­tujui dan mengikuti siapa sosok nama cawawako yang ditetapkan DPP PAN,” ujarnya, Minggu (30/5)

Ia mengatakan, siap mendukung dan memban­tu calon yang dipilih DPP PAN sebagai wakil wali kota pendamping Hendri Septa. Ini agar Kota Padang lebih baik lagi kondisinya dan ketertinggalan dan peru­bahan di segala aspek ke­hidupan.

“Masukan dan saran yang sifatnya membangun dan mendongkrak ekono­mi masyarakat siap kita suguhi pada cawawako yang ditetapkan DPP nan­ti,” papar anggota Komisi I DPRD ini.

Anggota DPRD lainnya, Irawati Meuriksa me­nyam­paikan sampai sekarang DPP PAN belum memutus­kan siapa calon yang ditun­juk dan pihaknya mengikut saja selaku kader apa yang diputuskan nanti. “Soal dua nama yang mengapung yakni Elkos Albar dan Amril Amin itu baru usulan DPW PAN. Dan, bisa saja nanti DPP PAN memilih yang lain, kita tak bisa pastikan itu,” paparnya.

Baca Juga  Pembalap Australia Juarai Tour de Singkarak 2019

Untuk diketahui, PKS pun sudah merilis dua na­ma yang akan diusung menjadi cawawako. Ketua MPD PKS Kota Padang, Arnedi Yarmen menga­takan, kedua kader PKS yang sudah mendapatkan mandat untuk calon Wakil Wali Kota Padang yaitu Muharlion dan Mulyadi Muslim.

“Dua nama yang di­mun­culkan tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari DPP PKS, DPW PKS Sumbar dan DPD PKS Kota Padang,” ungkap Arnedi, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Mulyadi Muslim merupakan tokoh masyarakat dengan ber­bagai pengalaman dan peran yang tak diragukan lagi. Di antara kiprahnya antara lain, sebagai Sekre­taris MUI Kota Padang, Sekum IPSI kota Padang, dan menjadi ‘tangan ka­nan’ Mahyeldi dalam mem­bangun kerjasama dengan negara Timur Tengah, saat menjabat sebagai Wali­kota Padang.

Sementara itu Mu­har­lion, merupakan politisi PKS yang sudah malang melin­tang memperjuangkan ma­syarakat. Ia telah diper­caya oleh masyarakat un­tuk memperjuangkan aspi­rasi mereka di DPRD Kota Padang sejak 2009 lalu.

Baca Juga  Silpa APBD 2019 Diproyeksi Rp100 M

Menurut Boy Hadi Kur­niawan yang merupakan Direktur Consist (Center for Education and Strategic Studies mengatakan, ma­syarakat kota Padang dan publik saat ini sudah ramai bertanya-tanya siapa yang akan menjadi Wakil Wali Kota Padang.

“Menurut peraturan perundang-undangan Ca­lon Wakil Walikota Padang diajukan oleh partai pe­ngusung yaitu PKS dan PAN yang nanti akan dipilih DPRD Padang,” katanya.

“Maka semestinya jika dilihat dari aspek kepatu­tan, representasi dan kea­dilan, maka wakil wali kota adalah dari PKS sebagai pengganti Mahyeldi. Apa­lagi posisi Hendri bisa naik sebagai wali kota karena Mahyeldi terpilih sebagai gubernur bukan karena kompetisi politik dalam Pilkada,” sebut pengusaha Tours & Travel itu.

Ia menjelaskan, ba­nyak pengamat dan ma­sya­rakat yang menilai dan berang­gapan demikian. Apalagi kontribusi Mah­yeldi se­bagai wali kota 2 periode di Kota Padang cukup positif. Dan, ma­syarakat menge­tahui bah­wa Mahyeldi ada­lah kader PKS yang saat ini menjabat sebagai Guber­nur Sumbar. (ade/hen)