PADANGPARIAMAN, METRO–Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Padangpariaman Muhammad Fadhly menyatakan dua tahun melaksanakan program smart city, Kementerian Kominfo melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program smart city di Kabupaten Padang Pariaman dari berbagai dimensi.
“Salah satunya Dinas Dukcapil Padangpariaman yang menjadi salah satu organisasi perangkat daerah yang melaksanakan program smart city juga menjadi objek evaluasi dibidang smart government,” kata Muhammad Fadhly, kemarin.
Katanya, evaluasi smart city di Dinas Dukcapil Padangpariaman menjadikan inovasi Nagita (Nagari Go Digital) sebagai Quick Win yang dievaluasi.
Dikatakan, Nagita yang telah dilaksanakan sejak Oktober 2019 merupakan layanan online berbasis androids dan berbasis desktop untuk pengurusan dokumen kependudukan cukup dari gadget atau dari kantor walinagari.
Lebih jauh dikatakan, Dinas Dukcapil Padangpariaman menyediakan 2 (dua) versi layanan untuk menyasar kondisi masyarakat yang berbeda.
Bagi masyarakat yang memiliki gadget, dapat menggunakan aplikasi berbasis androids. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak memiliki gadget, dapat melakukan pelayanan melalui front office kantor walinagari setempat dengan menggunakan aplikasi berbasis desktop.
Pada kesempatan tersebut, evaluator dari Kementerian Kominfo Bapak Hari Kusdaryanto mewawancarai 5 (lima) responden yang terdiri dari 1 (satu) orang PIC (person in charge), 2 orang pengguna layanan dan 2 orang pengelola layanan di nagari.
Proses wawancara yang berlangsung selama lebih kurang 3 (tiga) jam ini menggali tentang manfaat inovasi nagita, proses pembangunannya, keterlibatan beragai pihak dan keberlanjutan program. Semua responden menyatakan sangat puas terhadap perkembangan layanan Nagita.
Dalam presentasinya, Kepala Dinas Dukcapil menyampaikan bahwa layanan Nagari Go Digital melalui aplikasi Dukcapil Ceria Mobile telah melayani permohonan sampai 119.000 permohonan dan total user akun online sebanyak 61.000 lebih dan total pengguna yang medownload aplikasi berbasis android sebanyak 10.000 lebih. Dari angka-angka pencapaian tersebut, tim evaluator menilai bahwa layanan Nagita berjalan secara berkesinambungan. (efa)






