METRO PESISIR

Hadiri Pembayaran Uang Ganti Kerugianm, Suhatri Bur: Jalan Tol ruas Padang-Pekanbaru untuk Pertumbuhan Ekonomi

0
×

Hadiri Pembayaran Uang Ganti Kerugianm, Suhatri Bur: Jalan Tol ruas Padang-Pekanbaru untuk Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
PEMBAYARAN GANTI RUGI— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, saat menghadiri pembayaran uang ganti kerugian jalan tol.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur, kemarin menghadiri pembayaran uang ganti kerugian penga­daan tanah jalan tol ruas Padang-Pekanbaru seksi Kapalo Hilalang,Sicincin, Lubuk Alung.

“Dengan adanya pem­b­angunan jalan tol ini kita juga dapat melihat ke­sungguhan ninik mamak dalam mendukung per­cepatan pembayaran ganti kerugian ini, seperti yang diketahui bahwa selama ini belum ada temui ham­ba­tan dan permasalahan yang berarti,”ungkap Bupati Pa­dangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Ia juga berharap agar tidak adanya perselisihan antar bersama serta de­ngan adanya ganti keru­gian ini dapat menjadikan perekonomian ma­syarakat Pasia Laweh semakin tum­buh. Hati-hati dengan uang jual beli tanah, berpandai dan jangan sampai disia-siakan uang ganti kerugian ini. “Carilah pengganti ta­nah itu sebagai investasi sehingga uang kerugian ini memberi manfaat juga un­tuk membangun pertum­buhan ekonomi masya­rakat. Jangan sampai disa­lah­gunakan uangnya un­tuk kegiatan yang sia-sia. De­ngan adanya pemba­ngu­nan tol ini menjadikan jalan lancar sehingga wisatawan bisa masuk ke daerah se­hingga memberikan income bagi masyarakat dan pastinya juga untuk dae­rah,” ujarnya

Baca Juga  Jembatan Lubuak Napa segera Dibenahi

Senada dengan itu Ke­pala Bidang Tanah Yuhendri mengatakan kegiatan kali ini merupakan yang ke 14 pe­laksanaan pemberian uang ganti kerugian, yang akan diserahkan pada 32 bidang dengan alokasi da­na kurang lebih 15 Milyar yang bera­lokasi di Pasia Laweh

“Hasil inventarisasi dan identifikasi sebesar 1.486 bidang, pengumuman 1.471 bidang,penilaian 1.232 bi­dang, musyawarah 1.083 bidang, dan UGR 246 bi­dang. Progres secara kese­luruhan kegiatan penga­daan tanah sebesar 76 persen,” terangnya

Ia berharap kepada masyarakat yang terkena dampak tol ini agar se­segera mungkin membuat alas hak atau me­ngum­pulkan bukti kepemilikan dan menyerahkan kepada walinagari atau wali korong selaku pelaksana tugas pengadaan tanah ini yang dibantu ileh stagas BPN di lapangan.(efa)

Baca Juga  Siapkan Generasi Cerdas, Pemko Pariaman MoU dengan Tel- U