METRO PESISIR

Diakui Warisan Kebudayaan Non Benda, Bupati Terima Penghargaan Basapa

0
×

Diakui Warisan Kebudayaan Non Benda, Bupati Terima Penghargaan Basapa

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PENGHARGAAN— Gubernur Mahyeldi menyerahkan penghargaan Basapa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kepada Bupati Padangpariaman Suhatri Bur.

PDG.PARIAMAN, METRO
Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia karena telah diakui warisan kebudayaan non benda, budaya religius basapa. “Kementerian pendidikan dan kebudayaan mengakui warisan budaya religi “BASAPA” di kawasan makam Syech Burhanuddin Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Burm, kemarin.

Katanya, piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kepada Pemkab Padangpariaman. “ Penghargaan tersebut saya langsung terima,” kata Suhatri Bur.

Seperti yang diketahui katanya, tradisi basapa atau bersafar adalah aktivitas berziarah yang dilakukan oleh umat lslam di komplek Makam Syekh Burhanuddin.

Dinamakan dengan basapa, karena kegiatan ini hanya dilaksanakan pada bulan Safar tahun hijriyah dan bertepatan dengan meninggalnya Syekh Burhanuddin yang jatuh pada hari Rabu 10 Syafar tahun 1116H atau 1704M di Ulakan.

“Tradisi ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Padangpariaman sektarnya, tradisi basapa ini dilakukan ialah sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih terhadap Syekh Burhanuddin, atas keberhasilannya mengembangkan ajaran islam di Minangkabau,” ungkapnya.

Tradisi ini jelasnya, cukup menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, karena kalau di lihat dari setiap tahunnya ribuan orang selalu bertambah untuk mendatangi lokasi basapa, hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Padangpariaman menjadikan basapa sebagai wisata ziarah.

“Puluhan ribu penziarah dari berbagai daerah di Sumatera Barat (Sumbar), seperti Batusangkar, Sawahlunto, Bukittinggi, Sijunjung, dan daerah lainnya akan mendatangi Ulakan pada tiap waktu basapa tiba, tidak hanya dari Sumbar, para peziarah luar Sumbar seperti Teluk Kuantan, Riau pun turut mengikuti acara tersebut,” ujarnya.

Setelah melakukan penelitian dan penelusuran terhadap warisan budaya BASAPA kementerian pendidikan dan kebudayaan menetapkan BASAPA sebagai warisan non benda yang di akui negara.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Padangpariaman mengucapkan terimksih atas penghargaan yang diberikan ini, Basapa merupakan tradisi warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan agar dikenang dan dijaga terus oleh generasi masa depan dan ini juga merupakan wujud terimakasih kepada Syekh Burhanuddin atas keberhasilannya mengembangkan ajaran islam di Minangkabau khusunya di Padangpariaman,” ujar Bupati Padangpariaman mengakhiri.(efa)