METRO BISNIS

Temukan Teknologi Penguat Sinyal, Alumni SMA1 N Padangpanjang Ciptakan SS Repeater Langkitang Signal

0
×

Temukan Teknologi Penguat Sinyal, Alumni SMA1 N Padangpanjang Ciptakan SS Repeater Langkitang Signal

Sebarkan artikel ini
1 21
PENEMU—Ridho Fermana Kusuma penemu teknologi penguat sinyal asal Kota Padangpanjang

PDG.PANJANG, METRO
Teknologi baru super sensitive (SS) Repeater (alat penguat sinyal-red), ditemukan pria asal Kelurahan Kampung Manggis,  Padangpanjang Barat, Ridho Fermana Kusuma, (32). SS Repeater berfungsi sebagai membantu optimasi kualitas sinyal dan kecepatan data. SS Repeater  yang diberi merk Langkitang Signal, ungkap Ridho,  merupakan gabungan dari dua riset PEMF dan Multi Wires yang merupakan inovasi baru dalam dunia induksi elektromagnetik.

Dijelaskan Ridho secara rinci,  SS Repeater bekerja dengan baik pada jaringan GSM, HSDPA, 3G, 4G bahkan 5G untuk seluruh provider layanan jasa telekomunikasi baik dipakai indoor maupun outdoor.

Baca Juga  Promo All New NMAX 155 dapat Bonus Jaket Ekslusif, Bikin Hemat Rp 3 Jutaan

Teknologi repeater pabrikan ini, ungkap Ridho melanjutkan, biasanya berdimensi besar, tidak portabel, sensitifitas menerima sinyal di bawah 40 dB (desibel) dan membutuhkan energi listrik lebih dari 100 watt untuk operasinya. Harganya jutaan rupiah.

Sementara Langkitang Signal, berdimensi kecil (1 x 2 x 20 cm), tidak butuh tersambung ke listrik dan sensitivitasnya 7 x 70 dB. Harganya cuma 90 ribu rupiah sekaligus bisa dibawa  beraktivitas. Langkitang Signal dibuat dari bahan daur ulang dan SS Repeater terkesan sederhana namun fungsi dan kegunaannya sangat luar biasa. Meskipun, berada diluar jangkauan sekalipun tower, SS Repeater tetap mampu memberikan koneksi sinyal.

Baca Juga  Berkolabori dengan Polda Sumbar, Suka Fajar Grup Gelar Vaksinasi Massal

Sebagai penemu Langkitang Signal, Ridho telah diberikan penghargaan  oleh lembaga mancanegara seperti, Afwerx Engage Space dari US Air Force dan US Space Force, dari ASME untuk Innovate for Impact Siemens Design Challenge, dari Africa50’s Innovation Challenge untuk karya PEMF-nya dan dari Global Infrastructure Hub atas prestasi Top 20 finalist in the inaugural Infra Challenge. (rmd)