METRO SUMBAR

IB dan Tata Kelola dapat Meningkatkan Populasi Sapi

1
×

IB dan Tata Kelola dapat Meningkatkan Populasi Sapi

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO
Menerapkan teknologi Inseminasi Buatan (IB) serta tata kelola yang baik terhadap ternak sapi, akan dapat meningkatkan populasinya di masa datang. Upaya itu juga dinilai akan lebih menguntungkan, ketimbang membiarkan ternak lepas begitu saja secara liar di alam.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pessel, Efrianto, beberapa hari lalu terkait masih cendrungnya sebagian peternak yang membiarkan sapinya lepas begitu saja di daerah itu.

“Pengembangan teknologi inseminasi yang sudah diterapkan oleh sebagian masyarakat peternak di Pessel, telah mampu meningkatkan populasi sapi di daerah ini,” katanya.

Baca Juga  Siapkan Rp635 juta Pelantikan Dewan Baru, Rp140 juta Pin Emas

Dijelaskannya bahwa tahun 2020 lalu populasi sapi di daerah itu mencapai 83.687 ribu ekor. Jumlah itu dibanding tahun 2019 mengalami peningkatan sebanyak 1 ribu ekor.

“Ini menjadi pertanda bahwa tingkat konsumsi dibanding dengan tingkat produksi ada selisih lebih. Jika penerapan IB ini semakin membudaya oleh peternak, maka selisih lebih ini akan semakin tinggi, dan Pessel akan tetap sebagai produsen sapi potong di Sumbar,” ujarnya.

Kepala seksi (Kasi) Pembibitan, Joni Alfian, ketika dihubungi menjelaskan bahwa tahun 2020 daerah itu mentargetkan IB terhadap ternak sapi sebanyak 7.617 ekor.

Baca Juga  Polsek Batang Kapas Sulap Pekarangan Kosong Jadi Lahan Ketahanan Pangan

“Tapi dari jumlah itu, realisasinya mencapai sebesar 106 persen. Karena capaian itu, sehingga memasuki tahun 2021 ini, kita tingkatkan lagi menjadi 9.090 bibit atau ekor,” ujarnya. (rio)