METRO PADANG

Waspada Banjir dan Longsor

1
×

Waspada Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini

BYPASS, METRO
Hujan lebat menghiasi langit Kota Padang sepanjang siang hingga sore hari kemarin. Sejumlah rumah-rumah masyarakat kembali dimasuki banjir. Seperti yang terlihat di kawasan Bukit Napa Kuranji. Air naik di sejumlah rumah-rumah warga. Warga mensinyalir, besarnya intensitas air karena bukit dijadikan tempat tinggal. “Tiok hujan, banjir kapanjangan taruih kini. Aia gadang dari arah Bukik Napa,” ujar salah seorang warga, Agus (40).

Menurutnya, fenomena ini sudah berlangsung lama. Air dari bukit datang dengan intensitas yang cukup besar dan berwarna coklat pekat akibat bercampur dengan lumpur.

Tak hanya di kawasan Kuranji, di sepanjang Bypass Taratak Paneh, air hujan merendam jalan sehingga harus ekstra hati-hati melewatinya. “Jalan licin, aia gadang pulo di jalan. Harus hati-hati bana awak,” tandas Iil (28), salah seorang pengendara motor kepada POSMETRO, Senin (23/11).

Baca Juga  Sosialisasi Pokdar Kamtibmas Kabupaten Sijunjung

Kepala BPBD Kota Padang Barlius kembali mengimbau agar semua warga untuk waspada. Sebab saat ini intensitas hujan cukup lebat dan merata di Kota Padang. Selain banjir, longsor juga perlu diwaspadai. Apalagi bagi mereka ynag tinggal di daerah kemiringan, karena bisa saja longsor terjadi.

Ia juga meminta untuk masyarakat menyelamatkan diri masing-masing jika menemukan tanda-tanda berbahaya. Seperti hujan yang terlalu lama dan pergeseran tanah. “Kalau rasanya intensitas hujan mengkhawatirkan, segera saja menyelamatkan diri,” kata Barlius.

Baca Juga  PT Semen Padang Sumbangkan 442 Kantong Darah ke PMI, Panitia Berhasil Gaet 102 Pendonor Pemula

Saat ini ungkapnya, fenomena La Nina masih mengancam. Hujan bisa saja sangat lebat dan disertai angin atau badai. Sehingga sangat rentan dengan banjir dan longsor. “Fenomena La Nina ini diprediksi masih berlangsung sampai April 2021. Makanya kita ingatkan lagi agar selalu waspada,” tandasnya. (tin)