PADANGPANJANG, METRO
Kepengurusan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Wilayah I yakni, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuh Kota, resmi dikukuhkan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto di aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi, Senin (21/9).
Dalam sambutannya, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan guna mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif, mengingat keterbatasan daripada jumlah personil kepolisian yang ada. Salah satu kegiatan yang diharapkan dari Pokdar Kamtibmas ini adalah meminimalisir persoalan-persoalan yang muncul atau juga menjadi problem solving.
“Pengukuhan pengurus Pokdar Wilayah I Sumbar ini, tentunya akan menjadi garda terdepan mengayomi masyarakat menciptakan kondisi dan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah masing masing. Kita sangatlah membutuhkan Pokdar ini, mengingat tidak seimbangnya perbandingan antara jumlah penduduk dengan anggota Polri yang ada,” ungkap Irjen Pol Toni.
Irjen Pol Toni mengungkapkan, pelantikan pengurus Pokdar tersebut merupakan sejarah baru bagi Sumbar yang mengemban tugas membangun keamanan dan ketertiban di tengah-tengah lingkungan masyarakat. Dengan lahirnya Pokdar Kamtibmas Wilayah I yang sudah mendapatkan legalitas dari Kementerian Hukum dan Ham, seyogyanya inipun Pemerintah Daerah bisa mengalokasikan anggaran untuk program Pokdar Kamtibmas ini.
“Saya harapkan ke depannya Pokdar dapat menyiapkan program-program sekaligus dapat diimplementasikan dalam lingkungan masyarakat. Pokdar ini mitra sekaligus perpanjangan tangan kepolisian,” jelas Irjen Pol Toni.
Sementara, Ketua Umum Pokdar Kota Padangpanjang, Allex Saputra mengatakan, pelantikan pengurus Pokdar wilayah 1 Sumbar, khususnya Pokdar Kamtibmas Kota Padangpanjang, merupakan sebuah penghargaan yang tinggi sekaligus amanah yang harus dijalankan. Pokdar merupakan organisasi mitra Polri, ujung tombak yang berfungsi preemtif di masyarakat.
“Organisasi ini dalam kegiatannya selalu menjadi pelopor dengan segala daya upaya yang terencana serta sistematis menyiapkan, membentuk serta membina masyarakat yang peduli keamanan lingkungan. Saya berharap keberadaan organisasi Pokdar Kamtibmas ini dapat bersinergi membantu dalam menanggulangi segala bentuk gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Padangpanjang,” ungkap Allex Saputra.
Seiring menjalankan tugas dan fungsi Pokdar Kamtibmas, Allex Saputra menitipkan kepada Kapolda untuk dapat membina pengurus dan anggota Pokdar dari tingkat daerah sampai sektor kecamatan agar dapat bermanfaat dalam turut berpartisipasi aktif membantu pemerintah daerah dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kita ketahui bahwa jumlah anggota Polri yang ada saat ini masih belum dapat mencapai jumlah yang ideal, sehingga diperlukan partisipasi dan peran aktif dari masyarakat,” ujar Allex Saputra.
Selain itu, Ketua Harian Pokdar Pasangpanjang, Basrizal Dt Panghulu Basa, mengatakan, target Pokdar Serambi Mekah dalam waktu dekat akan melakukan perekrutan anggota di tingkat kecamatan. Untuk pengurus Pokdar Kamtibmas Kota Serambi Mekah ini, berasal dari berbagai profesi, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, para akademisi, praktisi hukum, pengurus lingkungan RT yang peduli akan Kamtibmas di wilayahnya masing-masing.
“Saya ucapkan selamat bekerja, kepada teman-teman pengurus Pokdar Padangpanjang. Laksanakan apa yang menjadi komitmen dan tanggung jawab kita semua sebagai anggota Pokdar sesuai amanat ad art organisasi. Jaga nama baik institusi Polri sebagai wujud pengabdian kita kepada negara. Mari perkuat koordinasi dengan seluruh jajaran pembina baik di tingkat Polda, Polres, Polsek sampai dengan Bhabinkamtibmas di tiap kelurahan. Tularkan kepada masyarakat akan pentingnya kepedulian dan kesadaran bermasyarakat.
Penasehat Pokdar Kamtibmas Yurnalisman Syam, Dt Simarajo menuturkan, terlahirnya Pokdar di Sumbar khususnya di Kota Padangpanjang merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan kondusifnya ketertiban di lingkungan masyarakat kota Padangpanjang.
“Pokdar selain perpanjangan tangan Polri, juga perpanjangan tangan dari Pemerintahan. Artinya, Pokdar mesti mendapat dukungan penuh dari pemerintah baik dukungan moral dukungan anggaran,” kata Dt Simarajo.
Keberadaan Pokdar, khususnya di Padangpanjang, ungkap Dt Simarajo, tentunya akan membantu Pemerintah daerah dalam menciptakan situasi kondusif.
”Pemerintah menyikapi keberadaan Pokdar di Kota Padangpanjang Wali Kota harus cepat tanggap dalam memperhatikan kebutuhan Pokdar. Meminimalisir gangguan kamtibmas bukan satu pekerjaan yang mudah. Pokdar tentunya akan menguras pikiran dan tenaga serta financial kerja,” ujar Dt. Simarajo, seraya mengatakan Pokdar mesti sejalan dengan Pemko Padangpanjang. (rmd)





