SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Taman Edukasi Bukik Gadang Tingkatkan Literasi Warga

0
×

Taman Edukasi Bukik Gadang Tingkatkan Literasi Warga

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO
Selain objek wisata lokal dengan beragam lokasi spot foto yang epik, kini Taman Edukasi Bukik Gadang juga memiliki taman baca berbagai buku bagi pengunjung. Dengan sensasi membaca buku di taman ibukota diharapkan mampu untuk mendorong literasi dan minat baca masyarakat.

Hadirnya taman baca di Bukik Gadang pun direspon positif pemerintah daerah dan masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan pengunjung yang datang untuk bersantai di Taman Bukik Gadang sekaligus bisa mengisi waktu dengan membaca buku yang disediakan di lokasi tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pemuda penggiat literasi di Sijunjung sudah memulai untuk membuka tempat membaca di lokasi tersebut, yang dinamakan dengan tempat ‘mambaco perai’. Artinya, setiap pengunjung bisa membaca buku secara gratis dan cuma-cuma di lokasi tersebut.

Baca Juga  Pasca Banjir Lumpur, Warga Kolok Mudik Merasa Ketakutan

Kemudian, mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) UNP menjadikan taman baca di Bukik Gadang sebagai salah satu program kerja yang diusung pada kegiatan KKN di Sijunjung. Di penghujung Juli 2020 lalu, Rektor UNP Prof, Dr, Ganefri Ph.D, meresmikan taman Baca Lansek Manih di wisata Edukasi Bukit Gadang, Muaro Sijunjung.

Rektor UNP itu menilai, taman baca Bukik Gadang sangat bagus untuk mendorong literasi masyarakat Sijunjung, apalagi didukung dengan sejumlah fasilitas yang disediakan ditempat wisata tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sijunjung. Saya mendapat penghargaan karena diminta untuk meresmikan taman baca ini,” tutur Ganefri.

Ia mengapresiasi upaya Pemkab Sijunjung yang telah membuka lokasi wisata tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada pengunjung.

Baca Juga  Dampak Merebaknya Virus Corona Petani Menjerit, Jual Beli Karet Distop

Keberadaan taman Bukik Gadang pun diapresiasi berbagai pihak. Bupati Sijunjung Yuswir Arifin mengatakan, peresmian taman Baca Lansek Manih itu akan menjadi sejarah. “Dulu lokasi ini hanyalah perbukitan saja dan kurang tertata. Sampai akhirnya muncullah ide dari Dinas Perkim-LH untuk mengelola dan menjadikan sebuah lokasi wisata, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat,” katanya.

Taman Edukasi Bukit Gadang kini menjadi produktif, menjadi lokasi wisata edukasi dan ditambah dengan taman baca. “Tentunya ini akan bisa lebih menarik baik bagi pengunjung. Anak-anak bisa belajar dan membaca di lokasi ini. Semoga taman baca ini bisa kita jaga bersama,” ujarnya. (ndo)