SAWAHAN, METRO
Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry berharap adanya manajemen pengelolaan yang jelas terkait sudah terpasangnya jaringan internet di beberapa kelurahan, Puskesmas dan kantor camat dan lainnya. Ini untuk mencegah terjadinya pertengkaran dan keberadaan jaringan internet benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi bagi anak sekolah yang sekarang belajar daring.
Selain itu terang Azwar, sistem pembiayaan setelah dipasang juga harus dijelaskan pada pengelola yang ditunjuk. Kemudian, orang yang mengelolanya tentu tak sembarangan orang saja dan memiliki pengetahuan soal IT.
“Jangan sampai jaringan wifi telah ada, namun personel yang memenej tak paham dengan itu. Ini tak seimbang namanya,” ujar kader Demokrat, Minggu (23/8).
Wacana pemasangan wifi di rumah ibadah ungkap Azwar, apakah perencanaannya telah matang disusun dan kajiannya sesuai atau tidak. Ini perlu jelas, sebab masjid/mushalla ialah tempat ibadah umat Islam seperti shalat fardhu dan lainnya. Jangan sampai waktu shalat telah masuk, namun warga asyik bermain internet. “Kita berharap pemasangan wifi di rumah ibadah tak membuat falsafah ABS SBK terkesampingkan,” paparnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Padang lainnya, Zulhardi Z Latief mengatakan, secara umum DPRD mendukung pemasangan wifi. Namun untuk di rumah ibadah perlu dipertimbanbangkan lagi dan cari lokasi lain seperti balai pemuda dan lainnya.
“Lokasi strategis memang harus, seperti pos pemuda dan tempat nongkrong umum,” ujar kader Golkar ini.
Kemudian ungkapnya, pengawasannya juga harus dilakukan setelah difasilitasi. Jangan sampai wifi usai dipasang, namun satu bulan setelah itu tak jelas pertanggungjawabannya. “Kita menginginkan pemasangan wifi di tempat umum memudahkan warga dalam mengakses segala keperluannya,” ucap Ketua Fraksi Golkar PDI P DPRD Padang ini.
Kepada warga yang memanfaatkan jaringan wifi sebutnya, diimbau untuk menjaga keamanan dan tidak berebut dalam penggunaannya. Jangan sampai wifi telah dipasang, namun perselisihan antara warga meningkat setelah itu.
Sebelumnya, Diskominfo Kota Padang terus berupaya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses internet gratis. Apalagi di masa pandemi ini, pelajar sangat membutuhkan jaringan internet.
Kepala Diskominfo Kota Padang, Rudy Rinaldy mengatakan, saat ini telah ada 125 titik jaringan internet gratis yang bisa dimanfaatkan warga Kota Padang. Sebanyak 41 spot dipasang di OPD Pemko Padang, 23 puskesmas, 11 kantor camat dan 50 di kantor lurah se-Kota Padang.
Rencananya di akhir tahun 2020 ini, sebanyak 54 kelurahan lagi akan dipasangi internet yang bisa dimanfaatkan warga sekitar. “Tahun ini kita targetkan semua kelurahan sudah terpasang wifi gratis ini. Jadi bagi warga atau pelajar yang mau mendapatkan internet gratis bisa datang ke kantor lurah,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, ratusan titik ini telah menjangkau semua sudut kota. Termasuk di lokasi paling terjauh di Sungai Pisang. Tak hanya itu, di tahun 2021, terang Rudy, pihaknya telah merencanakan untuk memasang internet gratis di 11 masjid yang berlokasi di 11 kecamatan di Kota Padang. (ade)





