SAWAHLUNTO, METRO
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto Deri Asta – Zohirin Sayuti bersama pimpinan DPRD turun lapangan meninjau lokasi lahan dan bangunan, Balai Latihan Kerja (BLK) di Sawah Rasau, Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Senin (10/8).
BLK itu terdiri empat bangunan, dengan luas lahan sekitar 8,4 hektare. Tanah dan bangunan BLK itu kini telah menjadi aset milik Pemko Sawahlunto hibah dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI tahun 2020.Sebelumnya, BLK tersebut merupakan kampus lapangan, Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT), Kementerian ESDM.
Dengan telah diserahkannya aset tersebut, Pemko Sawahlunto berencana akan mengoptimalkan potensi BLK untuk pengembangan jangka panjang, sebagai pusat kegiatan pembelajaran/pelatihan/kursus guna menciptakan tenaga kerja yang tangguh dan terampil serta siap bersaing menghadapi kebutuhan lapangan kerja saat ini.
Walikota Sawahlunto Deri Asta mengajak jajarannya dan pimpinan DPRD untuk melihat langsung kondisi BLK tersebut. Meski telah menjadi milik Pemko Sawahlunto, masih perlu pembenahan terutama akses jalan. Deri mengatakan, jalan menuju BLK kini mengalami longsor sehingga perlu perbaikan segera.” Oleh karena itu kondisi ruas jalan menuju BLK itu mengalami longsor maka langsung dikerjakan perbaikan ruas jalan itu dengan di bantu oleh perusahaan – perusahaan tambang di Kota Sawahlunto,” ujar Deri Asta.
Deri Asta mengatakan, untuk rencana pengembangan lebih lanjut hingga ke tahap “technopark” perlu dukungan anggaran DPRD yang dapat dimulai pada APBD Perubahan 2020 nanti.Namun, kondisi mendesak saat ini adalah ruas jalan menuju BLK mengalami longsor. Oleh sebab itu, kata Deri, Pemko Sawahlunto mengajak BUMN yakni PT. Bukit Asam, PLTU Ombilin, BDTBT serta perusahaan – perusahaan tambang lokal seperti CV. BMK dan CV. SPN dan Miyor untuk dapat membantu. “ Alhamdulillah semuanya bersedia, jadi kita bergotong royong untuk ini. Siang ini juga langsung kita mulai pekerjaanya,” kata Walikota Deri Asta.
Wakil Ketua DPRD Sawahlunto Jaswandi mendukung rencana Pemko untuk menjadikan BLK sebagai pusat pendidikan dan pelatihan tenaga kerja di Kota Sawahlunto.Menurutnya, dengan kondisi keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini, perlu dukungan dari kalangan pengusaha tambang khususnya bantuan pembiayaan untuk mendukung program-program pemerintah daerah. (*/cr2)





